Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Komunitas > International Semarang SketchWalk Angkat Heritage Semarang di Mata Dunia

International Semarang SketchWalk Angkat Heritage Semarang di Mata Dunia

METROSEMARANG.COM – Gelaran International Semarang SketchWalk (ISSW) 2016 menjadi sebuah gelaran pesta besar bagi para sketser di dunia. Menurut Ketua Panitia ISSW 2016 Yudi Mahaswanto, Semarang terpilih sebagai tempat penyelenggaraan bukan hanya karena memiliki atraksi visual yang mengagumkan juga karena dedikasi para seniman dan Pemerintah Daerahnya yang saling menyokong.

Konferensi Pers ISSW 2016 di Hotel Grand Edge, Kamis (18/8) sore oleh panitia penyelenggara. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Konferensi Pers ISSW 2016 di Hotel Grand Edge, Kamis (18/8) sore oleh panitia penyelenggara. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Semarang Sketchwalk sendiri merupakan  gerakan lintas komunitas seni dan hobiis sketsa di Semarang yang secara rutin mengadakan kegiatan luar ruangan untuk menggambar sejumlah titik yang memiliki kelebihan tertentu secara visual maupun bernilai seni ataupun bersejarah.

“Kelebihan ini rupanya tidak hanya dilihat oleh para sketser Semarang, namun juga mereka yang di luar Semarang. Bahkan sketser manca yang kebetulan berkunjung ke Semarang menganggap Kota Semarang memiliki estetika kota yang cukup mengagumkan,” kata dia, Kamis (18/8) dalam konferensi pers di Hotel Grand Edge Semarang.

Dia menjelaskan, ISSW 2016 diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah – Ganjar Pranowo pada 20 Desember 2015 yang lalu. Terhitung pasca peresmian, Pre-event secara marathon dilaksanakan setiap seminggu sekali di berbagai tempat yang disepakati.

Gebrakan ISSW 2016 selanjutnya dimulai pada 13 Agustus 2016, yaitu dengan resminya pameran sketsa bertajuk ‘City In Line’. Pameran berlangsung dari tanggal 13 hingga 28 Agustus 2016 di Galeri Semarang. Dalam City In Line, kita dapat menikmati berbagai karya seniman bertaraf internasional baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Pesta puncaknya adalah 26 hingga 28 Agustus 2016. Layaknya pesta, kegiatan akan dibuka dan dengan jamuan pada tanggal 25 Agustus dimana orang nomor satu di Kota Semarang, Hendrar Prihadi akan menyambut seluruh partisipan dengan jamuan makan malam istimewa di Balai Kota Semarang.

Sementara pada 26 hingga 27 Agustus, selain ada workshop, peserta juga akan diajak berkeliling untuk melihat dan membuat sketsa tempat-tempat eksotis mulai dari Kota Lama Semarang hingga kawasan Pecinan dalam Sketchwalk session.

“Dengan membuat sketsa tentang kota lama Semarang, tentunya akan menjadi sebuah promosi untuk kota Semarang. Jika 400 orang peserta ISSW 2016 memposting hasil sketsanya melalui medsos, bahkan ada beberapa sketchers yang mempunyai followers hingga puluhan ribu,” tambahnya.

Sebagai penutup, hal yang paling menarik adalah peserta akan diajak menuju Taman Wisata Candi Borobudur. Lokasi-lokasi tersebut dipilih tujuannya adalah selain mengangkat Semarang dalam ajang Sketch Party bertaraf Internasional yang pertama di Indonesia, juga turut serta berpartisipasi dalam program pariwisata Pemerintah Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, dimana tahun 2016 sebagai tahun Infrastruktur Pariwisata. (ade)