Home > METRO BERITA > Investasi Parsel Lebaran, Polisi Bidik Tersangka Baru

Investasi Parsel Lebaran, Polisi Bidik Tersangka Baru

image
Ilustrasi

SEMARANG – Satreskrim Polrestabes Semarang terus mengembangkan kasus investasi bodong dengan modus pengadaan parsel dan suvernir Lebaran senilai Rp 1,7 miliar. Sejauh ini penyidik baru menetapkan seorang guru  SMK Jaya Wisata, Banyumanik, Choirida (34) sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto mengisyaratkan masih membidik tersangka lain dalam kasus ini. “Kami terus dalami untuk mengarah ke pelaku lain,” terangnya, Kamis (24/7).

Dipaparkannya, dalam menjalankan aksi, Choirida yang merupakan warga Perum Gedawang Pesona Asri I Banyumanik tersebut bersama rekannya yang berinisial Mjt.‬

‪Sejak praktik investasi bodong pada Februari 2014, Mjt diketahui langsung terlibat. Yakni bertugas layaknya SPG (sales promition girl)untuk mencari calon investor. “Sejauh ini, Mjt masih saksi,” jelas Wika.

‪Sementara itu, tersangka Choirida mengklaim sudah mengembalikan uang kepada para investor.  “Sudah saya kembalikan semua,” ujarnya sambil tertunduk.

‪Seperti diberitakan sebelumnya, seorang guru bahasa Inggris SMK
‪Jaya Wisata, Banyumanik ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan dan penggelapan bermodus investasi pengadaan suvenir dan parsel bodong. 

Tersangka yang juga istri seorang anggota TNI aktif tersebut diduga telah menggondol uang senilai Rp 1,7 miliar. Dua korban yang telah resmi melapor ke Polrestabes Semarang adalah Ramlah Nurhamidin, warga Watukaji, Gedawang, Banyumanik dan Kris Dian Liston,  warga Sucenjurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo. (les)