Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Hiburan Semarang > Is ‘Payung Teduh’ Beberkan Rahasia Jaga Eksistensi di Industri Musik

Is ‘Payung Teduh’ Beberkan Rahasia Jaga Eksistensi di Industri Musik

METROSEMARANG.COM – Vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad membeberkan rahasia untuk menjaga eksistensi di tengah ketatnya persaingan industri musik. Menurutnya, sebuah grup musik agar tetap survive (bertahan) harus terus berkarya.

Is ‘Payung Teduh’
Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Survive itu harga mati. Ketika memutuskan untuk bermain musik, pada akhirnya yang akan membuat survive itu adalah karya kita,” ujarnya saat menjadi bintang tamu pada UrbanGiGs x Unrelease Project di CitraGrand Semarang, Sabtu (11/11) lalu.

Pria berambut kribo ini juga mengatakan, mempertahankan eksistensi sebuah grup musik bukanlah perkara yang mudah. Mereka harus menjaga konsistensi dalam bermusik juga dengan terus menciptakan karya-karya yang baru.

“Banyak kok band-band (grup) gede yang akhirnya hilang karena nggak berkarya. Maka kalau nggak berkarya jangan harap punya umur panjang gitu aja sih,” tutur Is, sapaan akrabnya.

Pada UrbanGiGs kemarin, Payung Teduh berkolaborasi dengan Mocca. Kolaborasi tersebut merupakan sebuah project yang diinisiasi oleh UrbanGiGs x Unrelease Project, dimana melibatkan 12 band yang dikawinkan menjadi 6 kolaborasi termasuk Payung Teduh dengan Mocca.

Representative Generation-G, Ady Cahyadi mengatakan projek mengkawinkan dua grup musik untuk berkolaborasi merupakan suatu gagasan untuk membuka ruang interaksi bagi mereka. “Ini kan juga belum ada project seperti ini, dan hanya ada di UrbanGiGs,” ujarnya.

Is menyambut baik proyek tersebut. Program kolaborasi yang diinisiasi oleh UrbanGiGs ini dirasa bisa membuka ruang untuk bertukar informasi sesama grup musik. “Ya ini bagus ya, jadi nggak menutup kemungkinan kedepan akan tercipta kolaborasi-kolaborasi lain antar band, bahkan bukan hanya band, namun bagi personel-personelnya juga sehingga mewujudkan sesuatu yang baru,” bebernya.

Sementara vokalis Mocca, Arina Ephipania merasa ada suatu hal baru yang tercipta dengan adanya project kolaborasi ini.

Payung Teduh dan Mocca berkolaborasi dan melahirkan satu buah lagu berjudul ‘Menunggu Untuk Bertemu’. Lagu tersebut merupakan gabungan dari dua buah lagu berjudul ‘Menunggu’ karya Mocca dan ‘Bertemu’ karya Payung Teduh. Lagu tersebut menjadi salah satu dari 11 playlist pada kompilasi UrbanGiGs x Unrelease Project Volume 1. (fen)

Tinggalkan Balasan