Home > METRO BERITA > Sosialita > Ismardiyanto: Ajak Warga Semarang Mencintai Ular

Ismardiyanto: Ajak Warga Semarang Mencintai Ular

image
Ismardiyanto

BAGI sebagian orang, melihat dan memegang ular adalah hal yang menakutkan. Tapi tidak bagi Ismardiyanto, seorang anggota komunitas pecinta reptil di Semarang. Dia bahkan menjadikan ular jenis piton sebagai hewan peliharaan.

Ismardiyanto membawa ular ke keramaian sebagai edukasi bagi warga. Anak-anak biasanya akan mencoba memegang dan belajar agar tidak takut pada ular. “Saya khawatir jika orang-orang takut pada ular yang tidak berbisa ini, maka mereka akan langsung membunuhnya. Padahal, jenis ular ini (piton) sudah mulai langka di Semarang,” terang dia.

Selain itu, dia juga menerangkan perbedaan antara ular yang tidak berbahaya dan ular yang wajib dihindari ketika terlihat. “Ular yang tidak berbisa biasanya memiliki bentuk kepala yang kotak. Sedanglkan ular berbisa cenderung memiliki bentuk kepala yang menyerupai segitiga,” papar pria berusia 26 tahun.

Dari kecil, Ismardiyanto sebenarnya sudah mencintai ular piton. Terlebih, di dekat rumah tinggalnya, yakni Kalipancur, masih terdapat banyak ular liar. Namun keinginannya untuk memelihara ular ditentang orangtuanya. Setelah memiliki banyak teman yang juga mempunyai hobi sama, barulah dia diperbolehkan untuk memelihara hewan melata ini.

Diakuinya, memelihara ular piton tidak terlalu rumit. Dia hanya memberikan makan satu atau dua ekor tikus tiap pekannya untuk satu ekor ular miliknya. “Ular peliharaan biasanya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil karena pola makannya diatur sang pemilik,” tuturnya. (ade)