Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Jadi Kurir Sabu, BH Diupah Rp 25 Ribu Per Gram

Jadi Kurir Sabu, BH Diupah Rp 25 Ribu Per Gram

image
Ilustrasi

SEMARANG – Penyidik Dit Res Narkoba polda Jateng terus kembangkan kasus peredaran narkoba dengan tersangka BH (43) warga Karanganyar. Hal itu dilakukan untuk mengetahui jaringan peredaran narkoba. Termasuk penyuplai barang kepada BH.

Kepala Subdit II Dit Resnarkoba Polda Jawa Tengah, AKBP Wibisono mengatakan, tersangka berhubungan dengan jaringannya melalui saluran telepon. “Tersangka menerima kiriman paket itu (sabu-sabu) dari seseorang tak dikenal. Hubungannya melalui telepon,” terangnya di Mapolda Jateng, Senin (25/8).

Dipaparkannya, pada Senin (18/8) tersangka ditelepon seseorang, memberitahukan bahwa paket kecil sabu seberat 25 gram sudah dikirimkan. Sabu siap edar tersebut dibungkus tas kresek dan diletakkan di bawah pohon trembesi di pinggir Jalan Raya Baki, Sukoharjo. Di dalam tas kresek yang ditaruh di jalan penghubung Solo-Sukoharjo tersebut terdapat 14 paket sabu.

Tersangka bertugas membuatkan 14 alamat yang tersebar di wilayah Solo dan Sukoharjo untuk 14 paket sabu tersebut. Alamat-alamat itu kemudian dikirimkan kepada seseorang yang menghubungi melalui telepon.

“Penyidikan sementara, tugas tersangka hanya membuatkan alamat. Dia mendapat upah Rp 25 ribu per 1 gram. Untuk pemesanan dan pembayaran langsung kepada orang yang menelepon tersangka itu,” imbuh Wibisono. Sebelum berhasil diringkus, tersangka yang diketahui bukan pemakai tersebut telah berhasil menjual lima paket sabu. (les)