Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Jaga Kans 8 Besar, PSIS Wajib Curi Poin di Kandang Persekap

Jaga Kans 8 Besar, PSIS Wajib Curi Poin di Kandang Persekap

METROSEMARANG.COM – Hasil imbang lawan PSPS Pekanbaru menjadi kerugian besar bagi PSIS. Skuat Mahesa Jenar wajib mencuri poin pada laga berikutnya di kandang Persekap Pasuruan demi memelihara kans lolos ke babak 8 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

PSIS dilarang kehilangan poin dalam lawatan ke markas Persekap. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
PSIS dilarang kehilangan poin dalam lawatan ke markas Persekap. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Menjamu PSPS di Stadion Jatidiri, Minggu (30/10), PSIS dibuat tak berkutik dan harus puas mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0. Tuan rumah tak mampu memaksimalkan sejumlah peluang yang dimiliki, termasuk kegagalan penalti Johan Yoga di menit 69.

Ini merupakan kali kedua PSIS gagal mendulang poin penuh dalam delapan laga kandang terakhir sepanjang gelaran ISC B. Sebelumnya, tim Ibukota Jateng juga gagal menaklukkan Persibat Batang di fase penyisihan Grup 4 pada 15 Mei atau lebih lima bulan silam.

Catatan negatif lainnya, lawan PSPS menjadi kegagalan pertama bagi Johan Yoga sebagai eksekutor penalti dari tujuh kesempatan yang diperoleh PSIS sepanjang musim ini. Pada lima kesempatan sebelumnya, top skor PSIS itu selalu sukses menuntaskan sepakan 12 pas menjadi gol. Sedangkan satu gol penalti lainnya disumbangkan oleh Hari Nur Yulianto.

Hasil imbang di kandang menjadikan Mahesa Jenar berada di posisi kurang menguntungkan persaingan menuju 8 besar. Saat ini Fauzan Fajri dkk harus rela menempati posisi juru kunci Grup D dengan torehan lima poin.

Jumlah tersebut sama dengan poin PSPS dan PSGC Ciamis yang menghuni peringkat tiga dan runner up. Sedangkan Persekap yang sempat terseok-seok di dua laga awal babak 16 besar justru menjadi pemuncak klasemen dengan mengoleksi enam angka.

Jika melihat perolehan poin keempat tim, peluang PSIS masih sangat terbuka. Syaratnya, anak asuh Eko Riyadi dilarang kehilangan angka saat berkunjung ke kandang Persekap, 6 November nanti.

Setidaknya, pasukan Mahesa Jenar bisa mengamankan satu poin dari Stadion Untung Suropati. Selanjutnya, mereka wajib mengalahkan PSGC pada laga pamungkas di Jatidiri, 12 November mendatang.

Jika target tersebut bisa tercapai, poin akhir PSIS adalah 9. Poin tersebut cukup aman untuk lolos ke fase berikutnya, minimal sebagai runner up atau bahkan juara grup.

Dengan skenario itu, PSGC bakal menjadi runner up grup. Hitung-hitungannya, Laskar Galuh harus mengalahkan PSPS di Ciamis pada matchday 5 pekan depan, sehingga poin mereka menjadi 8.

Poin tersebut masih mungkin disamai PSPS yang di atas kertas tak akan kesulitan menjinakkan Persekap di laga pamungkas. Tapi, PSGC diuntungkan dengan rekor head to head kedua tim, di mana mereka sukses bermain imbang 1-1 saat tandang ke Pekanbaru.

Namun, peluang PSIS bakal semakin berat andai gagal mencuri poin di Pasuruan. Sekalipun bisa mengalahkan PSGC, poin mereka hanya 8. Poin tersebut sangat mungkin sama dengan PSGC dan PSPS jika keduanya bisa memaksimalkan laga kandang masing-masing.

Jika ini yang terjadi, PSIS harus beradu produktivitas gol dengan PSGC maupun PSPS karena ketiga tim ini saling mengalahkan. Dan, juara grup bisa dipastikan menjadi milik Persekap dengan poin 9.

Skenario lain, Fauzan Fajri dkk bisa lolos meskipun kalah dari Persekap. Dengan catatan, pada laga pamungkas tim Kota Santri tersebut bisa mencuri poin di Pekanbaru. Sedangkan PSIS menang lawan PSGC, yang berarti mereka unggul head to head dengan Laskar Galuh, sekalipun sama-sama memiliki poin 8.

“Masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Sekarang yang dibutuhkan tim ini adalah tetap solid dan tak perlu mencari kambing hitam atas kegagalan mengalahkan PSPS. Peluang masih terbuka, sehingga kami harus fokus memersiapkan diri untuk laga berikutnya melawan Persekap,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho saat memberikan keterangan usai pertandingan.

Lawan Persekap bukan laga mudah bagi PSIS. Apalagi tuan rumah sedang dalam tren positif usai memetik dua kemenangan beruntun atas PSPS (3-2) dan PSGC (1-0).

Pada lawatan ke Pasuruan, tim Kota Lumpia dipastikan tak bisa memainkan Ahmad Agung yang mengantongi kartu merah saat lawan PSPS. Namun, Feri Ariawan bakal kembali usai terbebas dari suspensi. Setelah diliburkan sehari, skuat PSIS bakal memulai persiapan laga kontra Persekap pada Selasa (1/11) besok. (twy)

Jadwal 2 Pertandingan Terakhir Grup D

5 November PSGC vs PSPS

6 November Persekap vs PSIS

12 November PSPS vs Persekap

12 November PSIS vs PSGC

* Tuan rumah disebut dulu