Home > METRO BERITA > Jalur Ngaliyan-Mijen ‘Banjir’ Lumpur

Jalur Ngaliyan-Mijen ‘Banjir’ Lumpur

longsor galiyan

SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh Kota Semarang kemarin siang hingga Kamis (12/2) malam tidak hanya menyebabkan banjir dan genangan air di beberapa ruas jalan dan perkampungan. Hujan deras juga berakibat pada ancaman tanah longsor dan penumpukan tanah bercampur batu akibat tergerus banjir.

Seperti terlihat di Jalan Prof Hamka atau jalan raya Ngaliyen-Mijen, tepatnya di depan Ono Swalayan. Tanah merah dan bebatuan terbawa air hingga menutup badan jalan. Akibatnya pengendara dari arah Ngaliyan menuju Mijen harus berhati-hati karena terjadi penyempitan jalan.

Selain itu, pengendara juga harus ekstra hati-hati karena jalan licin akibat bercampurnya tanah merah dan bebatuan.

“Ibaratnya ini lagu lama, bukan hal yang baru. Setiap musim penghujan tiba dan curah hujan tinggi, dapat dipastikan di lokasi tersebut pasti seperti ini,” tutur Sony, warga Mijen.

Tanah merah dan bebatuan akan meluber hingga ke jalan. Menurut dia, apabila selokan di pinggir jalan itu diperbaiki maka air tidak meluber ke jalan. (bs)