Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Jalur Selatan Terdampak Penutupan Jembatan Comal

Jalur Selatan Terdampak Penutupan Jembatan Comal

honda mobilio semarang

UNGARAN – Rekayasa arus lalulintas di jalur Pantura Jateng sebagai imbas dari penutupan Jembatan Comal, juga berdampak pada kepadatan kendaraan di jalur selatan. Sejak Jumat (18/7) malam, volume kendaraan di jalur utama Kabupaten Semarang terus mengalami peningkatan, hingga mengakibatkan kemacetan di beberapa titik.

Kasatlantas Polres Semarang AKP Alil Rinenggo mengatakan, kemacetan paling parah terjadi Jumat malam hingga Sabtu pagi disebabkan karena penumpukan kendaraan akibat pengalihan arus lalulintas. Selain itu disebabkan adanya truk-truk tidak kuat menanjak di tanjakan Jambu dan ada juga truk yang mogok. Kemacetan juga terjadi di persimpangan Bawen yang menjadi pertemuan arus lalulintas dari semua jurusan.

“Kemacetan ini  karena volume kendaraan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan berat yang masuk ke jalur tengah ini. Tapi, saat ini berangsur berkurang, karena kendaraan berat tujuan Jawa Timur sudah langsung masuk jalur selatan,” kata Alil, Sabtu (19/7/2014) sore.

Menurut Alil, sejak penutupan Jembatan Comal, masih banyak kendaraan tujuan Jawa Timur yang masuk jalur tengah (Kabupaten Semarang) sehingga timbul kepadatan arus lalulintas. Hingga saat ini pihaknya terus berupaya melakukan pengaturan arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan parah. Sebab di jalur Ambarawa-Solo tepatnya mulai dari Ngampin, Ambarawa hingga Gemawang, Jambu (perbatasan Pringsurat) jalannya menanjak. (MS-14)