Home > METRO BERITA > METRO SPORT > ‘Jangankan Borneo, PSIS Nggak Takut Lawan Liverpool’

‘Jangankan Borneo, PSIS Nggak Takut Lawan Liverpool’

image
Dukungan kepada PSIS terus mengalir. Suporter berharap PSSI bisa menganulir keputusannya. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Kekesalan masih menyelimuti pendukung setia PSIS atas sanksi diskualifikasi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI. Mereka menilai ada interfensi di balik keputusan tersebut, sehingga Komdis memberi hukuman yang cukup berat buat tim Mahesa Jenar.

Hal itu diungkapkan salah satu pentolan kelompok suporter Semarang Extreme (SneX), Andy Law. Ia menganggap PSSI terlalu cepat mengambil keputusan. Seharusnya PSIS tidak pantas mendapatkan hukuman diskualifikasi.

“Tidak mungkin hanya takut dengan Borneo,¬† PSIS nekat bunuh diri. Lha kok sama Borneo, sama Liverpool saja PSIS berani,” ucapnya saat bersama ratusan suporter lainnya menemui jajaran manajemen Mahesa Jenar di Sekretariat PSIS di Jalan Ki Mangunsarkoro, Kamis (30/10) malam.

Andy menambahkan, jika rencana untuk berangkat ke PSSI di Jakarta terealisasi, dia berharap induk organisasi sepakbola nasional itu mau mendengar kemauan SneX.

“Kalau kita lihat ke belakang, dulu kasus Piala Tiger 98, sekelas FIFA saja hanya memberi sanksi denda dan hukuman ke pemain. Ini kok PSSI langsung mendiskualifikasi dan membuyarkan impian banyak orang,” tandas suporter dengan gaya nyentrik tersebut.

Selain menemui manajemen, ratusan anggota SneX juga memberikan dukungan moril kepada pemain-pemain PSIS saat berlatih di Stadion Jatidiri, Kamis (30/10) sore. Mereka menyemangati Fauzan Fajri dkk yang tengah menjadi sorotan gara-gara insiden lima gol bunuh diri di Sleman.

“Kami merasa terhormat atas dukungan yang diberikan suporter. Meski kami sedang tertimpa musibah, mereka tak pernah berhenti menyemangati. Saya salut dengan suporter Semarang,” kata Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (yas)