Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Jelang Away ke Bantul, PSIS Asah Penyelesaian Akhir

Jelang Away ke Bantul, PSIS Asah Penyelesaian Akhir

METROSEMARANG.COM – Torehan tujuh gol dalam dua laga terakhir rupa-rupanya belum cukup memuaskan pelatih PSIS Eko Riyadi. Penyelesaian akhir menjadi salah satu menu wajib yang harus dilahap Johan Yoga cs jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (30/7).

Pemain PSIS mulai membiasakan berlatih di bawah terik matahari. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Pemain PSIS mulai membiasakan berlatih di bawah terik matahari. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

PSIS memetik kemenangan besar dalam dua laga terakhir Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Setelah melumat Persijap Jepara dengan skor 4-0, tim berjuluk Mahesa Jenar ini juga memetik kemenangan tiga gol tanpa balas saat menjamu Persipur Purwodadi, Minggu (24/7).

Dari laga terakhir tersebut, Eko Riyadi masih mempunyai beberapa catatan sebagai bahan evaluasi untuk anak asuhnya. Eks pembesut Persitema Temanggung itu menyoroti sejumlah peluang yang terbuang saat meladeni Laskar Petir.

Menurut dia, level permainan tim terus mengalami peningkatan. “Tapi, di pertandingan melawan Persipur kemarin, kami masih terlalu sering membuang peluang. Setidaknya ada tujuh kans yang gagal dikonversi menjadi gol. Ini yang akan dibenahi sebelum melawan PSIM,” kata Eko, usai memimpin latihan di Stadion Jatidiri, Selasa (26/7).

Sejauh ini, PSIS menjadi tim paling produktif di Grup 4. Total sudah 11 gol dihasilkan dari enam pertandingan yang dilakoni Johan Yoga cs. Gawang PSIS juga baru dua kali dibobol lawan. Namun, jelang laga away ketiganya, Eko bakal meramu strategi berbeda.

“Tentunya ada pendekatan berbeda saat tim melakukan laga tandang. Soal cuaca tidak ada masalah. Mulai besok, kami akan fokus untuk pemantapan taktik dan strategi,” ujarnya.

Pada latihan hari ini, skuat Mahesa Jenar hanya melakukan recovery dan penyesuaian dengan kondisi cuaca, mengingat kick off laga melawan Laskar Mataram dijadwalkan pukul 14.00. Kali ini, Johan Yoga dkk diberi porsi latihan fun game berupa permainan bola tangan.

Kepastian kick off PSIM vs PSIS memang masih simpang siur. Jika sesuai jadwal semula, pertandingan akan digelar mulai pukul 14.00, karena setelah laga tersebut, Stadion Sultan Agung akan dipakai Persiba Bantul melakoni derby DIY melawan PSS Sleman.

Belakangan, pertandingan di Grup 5 tersebut rencananya akan digeser menjadi Minggu (31/7). Sedangkan jadwal PSIM melawan PSIS tetap Sabtu (30/7) dan kick off pukul 15.00 atau 15.15.

“Sampai saat ini kami tetap berpedoman pada jadwal semula (pukul 14.00) karena belum ada pemberitahuan resmi. Kalau toh nanti ada pergeseran jam juga tidak ada masalah,” tutup Eko. (twy)