Home > METRO BERITA > Johan Kaget Biaya STNK dan BPKB Melonjak sampai 200 Persen

Johan Kaget Biaya STNK dan BPKB Melonjak sampai 200 Persen

METROSEMARANG.COM – Johan bak disambar petir tatkala mendatangi kantor Samsat Cabang Bank Jateng di Jalan Pemuda, Semarang, Kamis (5/1) siang. Alangkah kagetnya ia saat tahu biaya penerbitan STNK dan BPKB mobilnya ternyata mengalami kenaikan signifikan.

Biaya pembuatan STNK dan BPKB bakal naik mulai Jumat (6/1) besok. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Saya keberatan dengan kenaikan biaya tersebut, apalagi kebutuhan pokok juga sudah naik semua. Ditambah lagi harga bahan bakar minyak hari ini tiba-tiba naik,” akunya.

Mulai Jumat (6/1) besok, biaya perpanjangan STNK untuk lima tahun ke depan dipastikan naik hingga Rp 500 ribu. Ia sendiri yang akan melakukan ganti plat mobilnya juga dikenakan kenaikan biaya sampai 200 persen.

“Kalau awalnya cuma bayar Rp 90 ribu-Rp 100 ribu, nantinya naik jadi Rp 150 ribu. Tentunya sangat berat bagi saya,” kata Johan lagi.

Ia menyayangkan ketidakjelasan informasi mengenai kenaikan biaya STNK dan BPKB tersebut. Apalagi petugas Samsat kurang menyosialisasikan secara menyeluruh kepada publik.

“Akibatnya, semua orang panik, tahunya pajak kendaraan naik semua,” sahut Paiman, warga lainnya asal Jalan Erowati Bulu Lor Semarang yang ikut membayar perpanjangan STNK pada hari ini.

Ia mengaku sedikit beruntung karena bisa melunasi biaya STNK pada hari ini atau sehari jelang kenaikan biaya tersebut. “Saya sudah melunasi perpanjangan STNK mobil milik anak saya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pembayaran Aset Daerah (UP3AD) Samsat III Semarang, Puji Astuti menyatakan bila biaya penerbitan STNK dan BPKB itu sudah termasuk komponen Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dipastikan naik hingga 200 persen.

Pemerintah bermaksud menaikan PNBP dengan dalih meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. “Ini memang untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mendongkrak pendapatan pajak negara” terangnya.

Kasi STNK Dirlantas Polda Jateng, Kompol Indra Waspada telah menyosialisasikan kenaikan komponen PNBP sejak dua minggu terakhir. Dengan menaikan komponen PNBP, ia ingin membidik para pemilik mobil dan sepeda motor yang ingin memperpanjang STNK, BPKB dan sejenisnya.

“Selain itu, kita sudah menetapkan bahwa pemilik mobil yang ingin mengajukan pelat nomor cantik, juga dikenakan kenaikan biaya seperti yang lainnya,” ungkapnya. (far)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link