Home > METRO BERITA > Jual Burung Curian, Jeker Dikerangkeng

Jual Burung Curian, Jeker Dikerangkeng

Jeker berikut barang bukti hasil curian diamankan di Mapolsek Mijen. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Jeker berikut barang bukti hasil curian diamankan di Mapolsek Mijen. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Nasib sial menimpa Joko Purwanto alias Jeker (27), warga Jalan Karonsih Selatan I/296 RT 9/RW 3, Ngaliyan, Semarang. Berniat menjual sisa burung hasil curian, ia malah diringkus tim Resmob Polsek Mijen.

Aksi pencurian yang dilakukan Jeker terjadi pada 24 Oktober 2014, sekitar pukul 01.00. Saat itu ia mencuri  13 burung di kios Sundoro Pancing kompleks Pedagang Kaki Lima (PKL) Jatisari, Mijen, Semarang.

Saat menjalankan aksinya, Jeker tidak sendiri, ia bersama dua pelaku lain yakni Dwi Rohadi alias Telo(21) warga Sapta Marga II/105  Semarang Barat, yang akhirnya diringkus menyusul kemudian, dan salah seorang pelaku lain berinisial TP yang masih buron.

“Saya hanya diajak oleh TP. Karena sedang tidak punya uang, saya akhirnya mau,” tutur Jeker saat gelar perkara di Mapolsek Mijen, Minggu (9/11).

Sementara, Kapolsek Mijen Kompol Suratmin mengatakan, sebelum tertangkap, tersangka sempat mengelabui polisi dengan seolah-olah akrab dengan reserse.

“Anggota kami mencium atau mencurigai gelagatnya. Setelah diselidiki ternyata benar, Jeker adalah pelaku pencurian burung. Dia ditangkap berikut barang bukti,” kata Suratmin didampingi Kanit Reskrim Polsek Mijen AKP Agus Sulistya.

Selain dua pelaku yang ditangkap, polisi masih mengejar seorang pelaku berinisial TP . Barang bukti berupa 1 ekor burung kenari, 1 ekor burung sekoci, 11 buah sangkar burung, 2 obeng, 1 motor Yamaha Mio H-4653-NW berhasil diamankan dari tangan pelaku.

“Hasil pemeriksaan tersangka, burung-burung yang lain telah dijual oleh TP yang masih buron,” tandasnya. (yas)