Home > MUDIK 2014 > Jumlah Pemudik di Semarang Diperkirakan Meningkat 5 Persen

Jumlah Pemudik di Semarang Diperkirakan Meningkat 5 Persen

Pemudik yang masuk ke Semarang pada tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan hingga 5 persen. Foto Metro/MS-01
Pemudik yang masuk ke Semarang pada tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan hingga 5 persen. Foto Metro/MS-01

SEMARANG – Menghadapi arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang telah melakukan berbagai persiapan. Diperkirakan arus mudik akan mulai terjadi pada H-7. Sedangkan kenaikan jumlah pemudik menggunakan angkutan umum yang masuk ke kota ini, diperkirkan sekitar 5% dibandingkan dengan tahun lalu.

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan, untuk persiapan arus mudik Lebaran, pihaknya telah melaksanakan persiapan sesuai dengan instruksi dari Kementerian Perhubungan. Untuk angkutan arus mudik Lebaran diperkirakan akan terjadi pada H-7 sampai dengan H+7. Selama terjadi arus mudik, semua angkutan berat mulai pada H-4 Lebaran, kecuali yang mengakut sembako dan BBM, dilarang untuk beroperasi di jalan.

Selain itu pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk jalur-jalur alternatif. Kendaraan pemudik dari arah barat menuju selatan atau timur bisa lewat jalur alternatif ke Cangkiran-Gunungpati. Untuk yang ke arah kota melalui Jerakah. Sedangkan dari arah utara bisa melalui Kaligawe-Jalan Woltermonginsidi, kemudian langsung menuju Pedurungan.

‘’Sedangkan yang akan ke selatan ke utara atau sebaliknya bisa lewat Sigarbencah, atau lewat Ungaran langsung menuju ke Gunungpati-Cangkiran, kemudian langsung ke arah Jakarta,’’ terangnya, Rabu (9/7/2014)

Untuk jalur alternatif ini sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait, dan semuanya baik penerangannya, rambu-rambunya, dan kondisi jalannya sudah disiapkan. Kecuali memang di Jalan Waoltermonginsidi yang terdapat kendala perbaikannya belum bisa 100%. Namun antisipasi tetap akan dilakukan dengan membuat jalan tersebut tetap bisa dilewati kendaraan dengan aman. ‘’Tapi memang belum mulus, karena di sana ada kendala pelelangan untuk perbaikan jalannya,’’ kata Agus.

Sementara untuk prediksi kenaikan jumlah pemudik sendiri, Dishub memperkirakan hanya sekitar 5%, khususnya pemudik yang menggunakan angkutan umum. Diperkirakan permintaan anggkutan bus atau jumlah penumpang pada masa arus mudik di Terminal Terboyo, sekitar 75.383 orang dari Lebaran tahun lalu sekitar 71.794.  Di Terminal Mangkang sekitar 162.493 dari tahun lalu sekitar 154.756, dan di Terminal Penggaron sekitar 94.257 dari tahun lalu sekitar 89.769.

‘’Tetapi yang paling banyak (kenaikannya), kita prediksi adalah pemudik dengan angkutan pribadi, kita prediksi kenaikan untuk pemudik menggunakan sepeda motor sekitar 20-25%, dan angkutan pribadi roda empat sekitar 10-15%,’’ katanya. (MS-13)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link