Home > Berita Pilihan > Jumlah Penumpang Trans Semarang Turun 300 Ribu Orang

Jumlah Penumpang Trans Semarang Turun 300 Ribu Orang

METROSEMARANG.COM – Jumlah penumpang Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang selama tahun 2016 mengalami penurunan sekitar 300 ribu orang. Dari sebelumnya tahun 2015 lalu jumlahnya mencapai sebanyak 8.023.869 penumpang.

Bus baru Trans Semarang ukuran besar untuk mengganti armada di koridor I saat diluncurkan di Jalan Pemuda depan balai kota, Kamis (12/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengungkapkan hal itu dalam peluncuran armada baru Trans Semarang koridor I jurusan Mangkang-Penggaron di Jalan Pemuda depan balai kota, Kamis (12/1). Sebanyak 20 bus diganti dengan 20 armada baru.

”Ada statistik yang menunjukkan terjadi penurunan penumpang, orang mulai menghindari naik Trans Semarang. Yang kalau dihitung hampir 300 ribu selama setahun,” kata wali kota kepada wartawan usai peluncuran.

Hendi-panggilan akrabnya, mengatakan semakin banyak komplain masyarakat terkait pengelolaan BRT. Sehingga tahun 2017 ini harus jadi momentum perbaikan. Harus dievaluasi apakah armadanya semakin tua atau pelayanannya semakin jelek.

Jika dua hal itu masalahnya maka pengelola harus segera melakukan perbaikan. Salah satunya, di awal tahun ini dioperasional 20 armada baru Trans Semarang koridor I. ”Jadi kita punya stok 65 bus, yang 20 dioperasionalkan di koridor I. Sisanya 40 akan dioperasionalkan masing-masing 20 di koridor 5 dan 6,” katanya.

Dengan upgrade armada ini, harapannya akan membuat masyarakat kembali nyaman naik Trans Semarang. Berikutnya, sopir yang ugal-ugalan juga akan diberikan diklat dan bimbingan dari pengelola dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Semarang.

”Optimisme kami tetap tinggi, bahwa BRT tetap akan menjadi sarana moda transportasi unggulan bagi warga di Kota Semarang,” katanya.

Dengan adanya pergantian, maka bus yang lama akan dikembalikan lagi kepada pemberi bantuan, yaitu Departemen Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jateng. ”Kita akan berkirim surat kita kembalikan kepada Departemen Perhubungan,” katanya.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyambut baik peluncuran 20 bus baru tersebut. Dia menilai armada yang lama di koridor I memang sudah banyak yang memprihatinkan. Kondisi bodinya ada yang keropos dan fasilitas di dalamnya sudah tidak memadai.

Dengan armada baru harapannya pelayanan Trans Semarang koridor I tidak seperti dulu. Yaitu sering terlambat datang di shelter dan penumpang merasakan tidak nyaman.

”Koridor I ini animo masyarakatnya terhadap Trans Semarang masih banyak. Tapi armadanya masih kurang, maka perlu ada penambahan,” ujarnya.

Tapi dia berharap, pemkot juga segera meluncurkan koridor 5 dan 6, bahkan juga koridor 7 dan 8. Karena sistem transportasi massal Trans Semarang sangat dinikmati masyarakat.

Sementara itu, untuk bus baru Trans Semarang koridor I memiliki warna biru tua dengan kombinasi biru muda, sedangkan sebelumnya abu-abu. Warna biru ini dinilai menunjukkan satu ikon ramah lingkungan dan asri.

Bus baru ini merek Hino dari Karoseri Laksana dengan ukuran besar. Kapasitasnya 83 penumpang terdiri atas 30 duduk dan 53 berdiri. Bus baru juga dilengkapi panel running text yang di kaca depan bagian atas. Panel ini  berisi tulisan petunjuk rute atau tujuan bus Trans Semarang. (duh)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link