Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Kapten PPSM Ini Curhat 3 Bulan Belum Gajian

Kapten PPSM Ini Curhat 3 Bulan Belum Gajian

image
Eforia suporter PSIS menyambut kemenangan 4-0 atas PPSM. Foto Metro/MS-01

SEMARANG – PPSM Sakti Magelang boleh tak berdaya di hadapan PSIS. Tapi, jika melihat kondisi terkini tim berjuluk Laskar Macan Tidar ini, kekalahan 0-4 dari Mahesa Jenar bukanlah aib yang memalukan. Apalagi, Rene Martinez dkk datang dalam kondisi ‘sakit’ dan sudah tiga bulan tak menikmati gaji!

Dalam kunjungan ke Stadion Jatidiri, Senin (11/8/2014), PPSM tak kuasa membendung gempuran pemain-pemain Mahesa Jenar. Bahkan, kiper Asep Miftah sudah harus tiga kali memungut bola dari gawangnya di paruh pertama pertandingan. Gol-gol itu dihasilkan Ronald Fagundez, M Yunus, Julio Alcorse dan ditambah satu gol dari Hari Nur di menit terakhir babak II.

ll Capitano Christian Rene Martinez pun tak memungkiri, kondisi timnya sangat tidak kondusif. “Kami sudah tiga bulan tidak digaji. Pengurus seperti sudah tidak peduli lagi. Bahkan, kami sendiri yang harus bayar biaya hotel untuk main di luar kandang,” katanya kepada wartawan seusai pertandingan.

Namun, legiun impor asal Paraguay itu menegaskan bahwa timnya tetap menjunjung tinggi sportivitas dan berjanji menuntasan kompetisi. Eks Persib dan Deltras ini mengaku masih ‘berhutang’ atas dukungan yang diberikan suporter Magelang.

“Kami bertekad menuntaskan kompetisi demi menjaga harga diri PPSM dan suporter telah mendukung kami. Kami hanya tidak ingin tim ini terdegradasi,” tuturnya.

Sekadar informasi, karena ketiadaan dana, PPSM terpaksa datang ke Semarang, beberapa jam sebelum pertandingan. Mereka juga melewatkan kesempatan menjajal rumput Jatidiri, demi menghemat pengeluaran.

“Mau bagaimana lagi. Kami tak punya dana, tapi tim tetap harus main, sehingga sangat berpengaruh terhadap kebugaran pemain,” imbuh Rene lagi.

Sementara, Manajer Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho mengapresiasi komitmen yang sudah diperlihatkan PPSM untuk merampungkan kompetisi musim ini. “Kami kagum dengan perjuangan pemain-pemain PPSM. Mereka tetap datang ke Semarang sekalipun timnya sedang kesulitan keuangan,” katanya. (*)