Home > METRO BERITA > Kebakaran TPA Jatibarang Sisakan Trauma bagi Pemulung

Kebakaran TPA Jatibarang Sisakan Trauma bagi Pemulung

Kondisi terkini TPA Jatibarang, Sabtu (11/10). Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Kondisi terkini TPA Jatibarang, Sabtu (11/10). Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang berangsur surut. Sabtu (11/10) siang ini, kepulan asap tidak sepekat dua hari sebelumnya. Namun, kondisi ini belum sepenuhnya membuat ribuan pemulung setempat merasa tenang.

Menurut pantauan di lapangan, asap tebal sudah tidak terlihat di lokasi. Siang ini, hanya asap tipis yang muncul di beberapa titik dalam jumlah yang tidak terlalu besar. Radius asap tersebut juga hanya mengelilingi area di dalam TPA, tidak keluar hingga permukiman penduduk.

Kendati demikian, para pemulung yang beraktivitas di TPA Jatibarang mengaku tetap waspada. Sebab, berdasarkan pengalaman sebelumnya, padamnya api bisa jadi hanya di permukaan. Padahal, di lokasi tersebut sudah tertimbun berton-ton sampah dari berbagai jenis, yang sangat mungkin terbakar lagi.

“Walaupun jarak tempat kami memulung jauh dari tempat kebakaran yang baru, kami tetap waspada. Sebelumnya, api juga sudah padam dan ternyata muncul lagi, ” tutur Sugiyanto, salah seorang pemulung setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, api kembali berkobar di TPA Jatibarang sejak Kamis (9/10) malam. Api mulai terlihat di sisi tebing barat TPA yang berada di kawasan Kecamatan Mijen tersebut. Dugaan sementara, api berasal dari bara sisa kebakaran pada 23 September silam. (yas)