Home > METRO BERITA > Kecelakaan di Rel Kereta karena Medan Magnet, Mitos atau Fakta?

Kecelakaan di Rel Kereta karena Medan Magnet, Mitos atau Fakta?

METROSEMARANG.COM – Banyak masyarakat beranggapan bahwa kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang disebabkan karena medan magnet. Mobil akan tiba-tiba berhenti sehingga tidak bisa menghindari tabrakan dengan kereta api.

Perlintasan tanpa palang di Desa Brumbung Demak yang merenggut nyawa Kepala Ombudsman Jateng. Kecelakaan di perlintasan kereta sebagian besar disebabkan kelalaian pengendara. Foto: metrosemarang.com/dok

Namun hal itu dibantah oleh Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edi Kuswoyo. Edi menyatakan bahwa isu medang magnet yang mampu mematikan mesin mobil hanyalah mitos.

“Penyebab utama terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang bukanlah medan magnet, melainkan karena keteledoran pengemudi. Pengemudi tergesa-gesa, tidak konsentrasi, mobil rusak, kepanikan dan lainnya,” katanya Selasa (23/5).

Edi meminta kepada masyarakat untuk melewati perlintasan yang resmi dan tetap berhati-hati. Masyarakat pun bisa mengajukan pembangunan palang pintu kemanan perlintasan dengan membuat surat kepada pemerintah setempat.

“Kemudian dari Pemprov akan meneruskan kepada PT KAI untuk dilakukan perundingan kesepakatan mengenai pembangunan palang pintu keamanan perlintasan,” pungkasnya. (ade)