Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Tak Berizin bakal Ditindak Tegas

Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Tak Berizin bakal Ditindak Tegas

METROSEMARANG.COM – Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) tak berizin bakal ditindak tegas mulai 7 April 2017 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya usai mengikuti rangkaian acara sosialisasi penertiban Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) tanpa izin BI di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Rabu (29/3).

Sosialisasi penertiban Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) tanpa izin BI di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Rabu (29/3). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Kita sudah melakukan sosialisasi sejak 6 bulan lalu, mulai tanggal 7 April nanti kita akan mendatangi tempat yang belum memiliki izin BI,” ujar Agung.

Tercatat di Indonesia ada 783 KUPVA tak berizin yang beroperasi. Sebanyak 59 di antaranya sudah berminat mengajukan permohonan perizinan, dan 44 sudah dalam proses perizinan. Di Jawa Tengah sendiri terdapat sekitar 40 KUPVA yang belum mempunyai izin.

“Ada 3 dalam proses yakni 2 sudah hampir selesai, 1 masih proses untuk dapat izin dari kami,” ujar Kepala Group Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra.

Banyaknya KUPVA yang belum mempunyai izin, menurut Rahmat salah satunya dikarenakan sosialisasi yang kurang baik. “Mungkin juga persyaratan yang harus dipenuhi namun saya rasa tidak terlalu sulit, sama biaya permodalan dan batas permodalan saya rasa tidak terlalu berat bagi mereka,” imbuh Rahmat.

Penindakan yang dilakukan setelah 7 April nanti berupa penyegelan tempat usaha. “Ancaman juga cukup berat untuk pemilik usaha bisa dihukum 15 tahun penjara,” tutup Agung.

Dalam sosialisasi ini juga dihadiri oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Indrajit, Dir TPPU BNN Brigjen Pol Rokhmad Sunanto, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran (DKSP) BI Eni V. Panggabean, serta Kepala Departemen Hukum BI Rosalia Suci. (fen)