Home > METRO BERITA > Kejar WTP, Pemkot Ajari Pejabat Pengelolaan Keuangan yang Baik

Kejar WTP, Pemkot Ajari Pejabat Pengelolaan Keuangan yang Baik

METROSEMARANG.COM – Tahun 2016 lalu laporan keuangan Pemerintah Kota Semarang mendapatkan predikat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tidak mau kembali mendapatkan opini tersebut, Pemkot pun melakukan berbagai upaya untuk perbaikan.

Para pejabat pengelola keuangan ikut sosialisasi yang digelar BPKAD Kota Semarang di Balai Kota, Selasa (14/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Di antaranya menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Wali Kota Nomor 4 Tahun 2017, tentang sistem dan prosedur penatausahaan keuangan daerah Kota Semarang, di Ruang Loka Krida, Selasa (14/2). Kegiatan yang dilakukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini guna mewujudkan tertib administrasi dan tertib pelaporan dalam pengelolaan keuangan oleh para pegawai.

Kepala BPKAD Kota Semarang Sri Martini mengatakan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang penatausahaan keuangan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini.

‘’Selain itu dapat dijadikan media untuk adanya persamaan resepsi secara terintegrasi dari organisasi perangkat daerah yang ada di Pemkot Semarang,’’ katanya.

Peserta acara ini para pejabat penatausahaan keuangan atau kasubag keuangan, bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran, dan bendahara pengeluaran pembantu di lingkungan Pemkot Semarang. Dalam acara ini juga dihadirkan pakar pengelola keuangan Dr Haryanto dari Undip Semarang.

‘’Target sosialisasi ini adalah terciptanya pengelola keuangan yang lancar dan terkendali. Dengan begitu akan terwujud pemerintahan yang bersih dan tata kelola keuangan yang baik’’, tambah Sri Martini.

Sekretaris Daerah Kota Semarang Adi Tri Hananto mengatakan, tahun lalu Kota Semarang memperoleh opini WDP dari BPK. Dengan sosialisasi ini ditargetkan tahun ini harus bisa meningkat menjadi WTP.

‘’Saya rasa itu bukan hal yang mustahil, namun juga tidak mudah. Butuh adanya komitmen dan kesungguhan dari kita semua salah satunya dengan mewujudkan penatausahaan keuangan daerah yang baik,” tuturnya. (duh)