Kelenteng Tay Kak Sie Dipadati Umat untuk Sembahyang

Doa dan pengharapan dipanjatkan warga Tionghoa untuk menyambut Tahun Kambing Kayu. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Doa dan pengharapan dipanjatkan warga Tionghoa untuk menyambut Tahun Kambing Kayu. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Bertepatan jatuhnya Tahun Baru Cina (19/2), Kelenteng Tae Kak Sie, kawasan Pecinan Semarang terlihat paling ramai di antara kelenteng lain di sekitarnya. Banyak pengunjung datang untuk sembahyang, bahkan ada juga dari beberapa orang berkunjung untuk menghabiskan waktu liburan.

Seorang pengunjung Kelenteng Tae Kak Sie, Albert beserta keluarganya sengaja datang pagi untuk sembahyang. Tradisi itu dikatakannya sudah dilakukan keluarganya turun-temurun.

“Setelah dari kelenteng, kami sungkem dengan keluarga besar, seperti Idul Fitri,” ujarnya.

Menurut Humas Kelenteng Tae Kak Sie, Gunawan, perayaan Imlek akan dilakukan sampai Cap Go Meh, atau 15 hari ke depan. Dia menyebutkan, tidak ada rangkaian agenda khusus dalam jangka dua pekan ke depan.

“Pada 22 Februari mendatang ada ritual untuk memperingati turunnya dewa dari kahyangan kembali ke bumi,” ungkapnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.