Home > METRO BERITA > Kepergok Menjambret, 2 Pria Ini Tantang Duel Polisi

Kepergok Menjambret, 2 Pria Ini Tantang Duel Polisi

image

SEMARANG – Dua pejambret ini tergolong nekat. Mengetahui aksinya dipergoki anggota polisi, mereka justru tidak mau menyerah. Petugas kepolisian yang berusaha menangkapnya pun ditantang duel.

Setelah melalui perkelahian sengit, dua tersangka akhirnya berhasil diamankan. Keduanya adalah Yoko Purnomo (24) warga Gisikdrono, Semarang Barat dan Agus Setyawan (20), warga Noroyono, Semarang Selatan.

Kejadian itu bermula ketika dua pelaku berhasil menggondol tas milik seorang pengendara wanita di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (20/8) dinihari. Para pelaku yang berboncengan menggunakan motor Yamaha Mio warna merah H 3416 QW itu kemudian berusaha kabur dengan melintas di Jalan Anjasmoro.

Saat itu, seorang anggota Reskrim Polsek Semarang Barat, Bripka Wiwit Januandrianto yang sedang melakukan pantauan curiga dengan tersangka. Para pelaku terlihat memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi dan menenteng tas wanita. Pengejaran pun dilakukan.

“Awalnya saya tidak tahu kalau itu polisi. Saya menendangnya,” ungkap Yoko setelah digelandang ke Mapolsek Semarang Barat.

Mendapat perlawanan Bripka Wiwit akhirnya balas menendang dan menjatuhkan tersangka tepat di perlintasan rel kereta api Anjosmoro. “Saya refleks setelah jatuh langsung saya pukul dia. Ternyata dia polisi,” ungkap Yoko.

Keributan itu membuat sejumlah warga berdatangan. Mengetahui bahwa seorang anggota polisi melakukan penangkapan dua penjahat, warga sontak membantu.  Bahkan warga semakin ganas hingga hendak membakar dua pelaku.

Kapolsek Semarang Barat, AKP Padli mengatakan, pihaknya memang menyebar sejumlah anggota untuk melakukan penutupan ruang gerak pelaku kejahatan. “Fokus kami adalah kejahatan jalanan. Anggota memang kami sebar dan standbay di sejumlah titik untuk menutup ruang gerak para pelaku,” jelasnya kepada metrosemarang.com.

Padli menambahkan, komplotan Yoko sudah tercatat sebanyak dua kali melakukan kejahatan di wilayah hukum Polsek Semarang Barat. “Kedua pelaku ini residifis. Sasarannya sama pengendara wanita yang melintas di jalan sepi,” timpalnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku, tas berisi dua dompet warna hitam, surat surat penting milik korban, dan uang tunai milik korban senilai Rp 900 ribu. Saat ini, kedua pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Semarang Barat. Dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara. (les)