Home > METRO BERITA > Kesepakatan Warga Miskin jadi Peserta Disambut Gembira BPJS Kesehatan

Kesepakatan Warga Miskin jadi Peserta Disambut Gembira BPJS Kesehatan

METROSEMARANG.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Semarang menyambut gembira kesepakatan dengan DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tentang pelayanan kesehatan warga miskin. Bagi warga miskin yang belum tercover Jamkesmaskot dan Jamkesda akan dimasukkan menjadi peserta BPJS.

Ilustrasi
Ilustrasi

‘’Sudah disepakati Pemkot Semarang melalui dewan akan dianggarkan di APBD Perubahan. Ini bagian dari komitmen pemkot untuk menjamin biaya kesehatan warganya. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar,’’ kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Bimantoro R, usai rapat bersama Komisi D DPRD Kota Semarang dan 21 rumah sakit mitra di Gedung DPRD Kota Semarang, Selasa (8/11).

Menurutnya, kesepakatan ini sesuai dengan target pemerintah pusat bahwa sebelum 2019 semua warga harus menjadi peserta BPJS. Pihaknya berjanji akan memberikan pelayanan maksimal kepada warga miskin dan menjalin komunikasi yang baik dengan rumah sakit mitra.

Disebutkan, saat ini jumlah rumah sakit mitra BPJS ada sebanyak 21 rumah sakit dan 242 puskemas, klinik serta dokter keluarga. Adapun jumlah iuran yang diterima setiap bulan mencapai Rp 42 miliar. Sementara klaim yang terbayarkan tiap bulan sebesar Rp 147 miliar.

Di Kota Semarang, jumlah warga miskin versi Bappeda sendiri mencapai 379.848 jiwa. Sedangkan yang telah menerima PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD Kota Semarang sebanyak 283.000 jiwa. Sehingga masih ada 136.467 jiwa warga miskin yang belum tercover biaya kesehatannya. Setiap tahunnya Pemkot Semarang membayar klaim Jamkesmaskot sekitar Rp 62 miliar. (duh)