Home > METRO BERITA > Fokus Metro Semarang > Ketika “Om Telolet Om” Dianggap Pemecah Belah Bangsa

Ketika “Om Telolet Om” Dianggap Pemecah Belah Bangsa

METROSEMARANG.COM – Booming klakson multinada yang menjadi viral dengan sebutan “Om Telolet Om” ternyata dianggap berpotensi menjadi pemecah belah bangsa. Fenomena tersebut juga sempat disinggung oleh Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai saat menghadiri diskusi publik “Pelayanan Publik Tanpa Pungli” di Hotel Kesambi Hijau Semarang, Kamis (22/12).

Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai (kanan) dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Ia mengatakan ‘Om Telolet Om’ yang di sosial media sedang ramai diperbincangkan sangat berbahaya, lantaran ada yang menerjemahkan dengan arti lain.

“Jadi ada kelompok di sosmed itu, dia terjamahkan bahwa hati-hati itu (Om Telolet Om) artinya saya adalah Yahudi,” katanya saat memberi sambutan.

Tak hanya itu, katanya, para pengguna medsod juga mulai ramai memperbincangkan bahkan ada yang percaya Om Telolet Om artinya saya adalah Yahudi. “Bayangkan hanya soal terompet bangsa kita bisa saja pecah,” imbuhnya lagi.

Heboh Om Telolet Om yang semula hanya keinginan anak-anak di kawasan Pantura Jateng untuk mendengarkan klakson bus yang sedang melintas, kini sudah mendunia. Selebriti hingga bintang lapangan hijau juga turut terjangkit virus ini. (fen)