Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Kirim Dua Tim, GMB Prengus Hanya Ingin Bersenang-senang di Borobudur Central Java Offroad

Kirim Dua Tim, GMB Prengus Hanya Ingin Bersenang-senang di Borobudur Central Java Offroad

METROSEMARANG.COM – Gerombolan Makan Besar (GMB) Prengus Team dari DKI Jakarta tak pasang target muluk-muluk di gelaran Borobudur Central Java Adventure Offroad 2016. Peraih predikat ‘The Best Team’ pada Central Java Adventure Offroad #4 2015 ini hanya ingin bersenang-senang di event yang digeber mulai hari ini hingga dua hari ke depan, Jumat-Minggu (11-13/11).

Borobudur Central Central Java Adventure Offroad
Peserta Borobudur Central Java Adventure Offroad mulai meninggalkan Kompleks GOR Jatidiri untuk menempuh etape I menuju Kendal. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Sebanyak 60 tim sudah memulai perjalanan melahap etape 1 yang menempuh rute Semarang-Kendal-Temanggung. Mereka dilepas oleh Kadispora Jateng, Budi Santoso dari depan gedung IMI Jateng, Kompleks GOR Jatidiri Semarang.

Sejumlah peserta sudah tak sabar menantikan petualangan di jalur ekstrem seperti yang dijanjikan panitia. “Rute kali ini kemungkinan tidak jauh berbeda dari sebelumnya, hanya lebih panjang. Jalurnya juga lebih berat, apalagi saat ini musim hujan. Petak 26 di kawasan Kaliwungu Kendal bisa jadi spot yang menantang untuk ditaklukkan,” kata Betet, salah satu dedengkot GMP Prengus.

Meski sudah menjadi langganan gelaran Central Java Offroad, tim asal ibukota itu tak mau memasang target tinggi pada event kali ini. “Kami hanya kirimkan dua tim karena beberapa anggota juga masih ada kesibukan lain. Yang utama tentu saja ‘have fun’ dan bisa menjalin silaturahmi dengan sesame offroader,” beber Betet.

Senada juga diungkapkan Kamto Ponggok dari Utuk-utuk Banjarnegara Extreme Offroad. Meski baru dua kali berpartisipasi dalam Central Java Offroad, dia meyakini event kali ini bakal lebih seru dan menantang. Mereka bahkan rela menempuh jarak ratusan kilometer sebelum menjajal rute maut Borobudur Central Java Adventure Offroad 2016.

Borobudur Central Java Adventure Offroad
Ratusan offroader bersiap melahap rute-rute ekstrem Borobudur Central Java Adventure Offroad. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

“Kemarin malam (Jumat) baru tiba di Semarang dan langsung ikut scrute. Kali ini kami hanya kirim satu tim. Yang penting kami bisa lolos tantangan dan tak ada target lain, kecuali bisa berkumpul dengan sesama offroader dari seluruh Indonesia,” tegasnya.

Setiap tim peserta Borobudur Central Java Adventure Offroad terdiri dari tiga mobil yang sesuai dengan spesifikasi regulasi Indonesia Offroad Federation (IOF). Panitia juga tidak menyediakan car rescue, sehingga kekompakan tiap peserta akan sangat menentukan. “Kelengkapan mobil maupun stamina harus benar-benar disiapkan secara matang,” imbuh Kamto, yang memprediksi kawasan Maron Temanggung sebagai salah satu rute terberat.

Pada etape pertama, peserta akan menempuh rute menuju Kendal melintasi kawasan hutan Mangkang, Darupono dan Singorojo sebelum finish di Maron Temanggung. (twy)