Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Kirim Hewan Wajib Kantongi Izin dari Balai Karantina

Kirim Hewan Wajib Kantongi Izin dari Balai Karantina

METROSEMARANG.COM – PT JNE Cabang Utama Semarang bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah menyelenggarakan Seminar Safety Flight dan Dangerous Goods pada Sabtu (21/1) akhir pekan kemarin. Pengiriman hewan juga menjadi salah satu topik yang dibahas.

Ketua Asperindo Jawa Tengah Tony Winarno menyampaikan berkembangnya industri jasa pengiriman membuat volume pengiriman terus meningkat dari tahun ke tahun. “Namun perlu diingat, barang kiriman yang lolos saat pengecekan di perusahaan jasa pengiriman belum tentu lolos di Terminal Kargo Bandara setempat,” paparnya.

Dia memaparkan ada tiga hal utama yang perlu diketahui para karyawan, kurir dan agen perusahaan jasa pengiriman, antara lain kiriman barang berbahaya, kiriman barang terlarang, dan kiriman larangan terbatas. Secara teknis, Tony menjelaskan dangerous goods (barang berbahaya) meliputi semua barang bahaya yang menyebabkan kebakaran dan meledak.

Adapun, barang terlarang yakni semua barang yang dilarang undang-undang seperti narkoba, senjata tajam dan barang terlarang lainnya. Sedangkan kiriman barang jenis larangan terbatas yakni barang bisa dikirim dengan mendapatkan izin dari balai karantina, contohnya singa, ayam dan lainnya. “Hewan itu bisa dikirim tapi harus mendapat lisensi dari balai karantina,” terangnya.

Acara seminar yang diselenggarakan di Jalan Kumudasmoro Tengah lima Kota Semarang diikuti sebanyak 150 karyawan JNE dari berbagai kota serta agen-agen di Jawa Tengah. Seminar ini diharapkan dapat memberikan efek positif pada peningkatan awareness frontline terhadap pengiriman yang boleh dan tidak boleh diangkut dalam penerbangan. (ade)