Home > METRO BERITA > Kisah Gadis-gadis Cantik Tawarkan Hewan Kurban di Gunungpati

Kisah Gadis-gadis Cantik Tawarkan Hewan Kurban di Gunungpati

METROSEMARANG.COM – Seperti hari-hari biasanya, Putri Hayuning Wulan, sibuk membagi-bagikan selebaran brosur di pinggir Jalan Raya Sadeng, Kalipancur, Gunungpati. Dengan mengenakan jilbab dipadukan celana jeans ketat, penampilannya jelas menarik perhatian para pemotor yang melintas di lokasi tersebut.

Wulan relas berpanas-panasan untuk menawarkan kambing kurban. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Wulan relas berpanas-panasan untuk menawarkan kambing kurban. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Namun, apa yang ditawarkan dalam brosur milik Wulan, panggilannya, ternyata bukan barang sembarangan. Wulan, justru menawarkan kambing kurban untuk mempersiapkan perayaan Idul Adha yang datang sebentar lagi.
“Baunya memang menyengat. Apalagi yang belum dimandikan. Tapi, harus tetap tahan,” ujar Wulan, Selasa (23/8).

Wulan tak malu berjualan kambing, meski ia kini masih duduk di bangku semester III Unisbank. Ia berkata upah berjualan kambing saban hari, cukup lumayan. Tiap hari, ia mengaku bisa mengantongi pendapatan Rp 100 ribu.

“Ini jadi pengalaman saya bekerja jadi sales. Karena selama ini ndak pernah jualan kambing. Ya, cuma ditawari jualan rokok aja,” tutur Wulan lagi.

Ia bahkan tak minder, walaupun harus berpanas ria menawarkan kambing-kambing kurban dibawah terik matahari. Masuk kandang pun ia lakoni, agar tiap pembeli tahu kualitas kambing yang dijualnya.

Ternyata, tak hanya Wulan saja yang jadi sales kambing. Menjelang perayaan Idul Adha tahun ini, ia juga ditemani dua sahabatnya, Aurel dan Dewi Sekar saat menjual kambing setiap hari.

Margo, si juragan kambing mengatakan tiga sales itu memang sengaja disuruh berjualan kambing demi menarik minat pembeli. Sebab, tiga wanita itu dikenal cantik dan berpenampilan lumayan menarik.

“Biar yang beli tambah banyak. Karena saya kepengin 350-400 ekor laku saat Idul Adha. Ya, mudah-mudahan aja tercapai,” urainya. (far)