Home > METRO BERITA > Kisah Sunardi Lolos dari Terjangan Kereta Api di Madukoro

Kisah Sunardi Lolos dari Terjangan Kereta Api di Madukoro

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Sunardi (35) masih terlihat syok saat memberi keterangan kepada petugas. Warga Gubug, Grobogan ini lolos dari terjangan kereta api yang melintas di perlintasan Jalan Madukoro, Semarang Barat, Jumat (15/8/2014) sekitar pukul 11.00. Dalam insiden itu, rekannya, Sukardi (35) warga Tambakharjo, Semarang Utara tewas setelah terseret kereta hingga 50 meter.

Sunardi bercerita, saat itu Sunardi membonceng Sukardi mengendarai Honda Revo H 3850 SF. Keduanya melintas dari arah Perumahan Semarang Indah hendak ke arah Taman Madukoro. Sesampai di lokasi, mereka berhenti karena ada kereta yang akan melintas. “Saya yang mbonceng. Awalnya kami berhenti, tapi karena ada celah palang, kami menerobos. Ternyata dari arah timur masih ada kereta yang melintas,” katanya.

Beberapa saat sebelumnya, kata Sunardi, sudah ada kereta yang melintas dari arah yang sama. Keduanya mengira lintasan sudah aman dilalui. Namun, perkiraan mereka keliru. Saat itu juga kereta langsung menyambar sepeda motor beserta Sukardi. Sementara Sunardi yang dalam posisi membonceng masih bisa melonpat hingga dia selamat. “Sukardi terseret hingga terlempar sejauh 50 meter,” jelasnya

Sukardi tewas dengan luka parah di bagian kepala. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUP Dr Kariadi untuk divisum. (MS-02)