Home > METRO BERITA > ‘Kodok’ kok Nabrak Gubernur, Ya Bonyok!

‘Kodok’ kok Nabrak Gubernur, Ya Bonyok!

image

SEMARANG –  Perjalanan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dari Semarang ke Ungaran Selasa (19/8) menyisakan peristiwa miris.
Dalam perjalanan tanpa pengawalan petugas kepolisian tersebut, orang nomor satu di Jawa Tengah itu mengalami kecelakaan. Mobil dinas H 1 yang ditumpanginya diseruduk mobil yang disopiri warga negara Perancis hingga ringsek.

Informasi yang dihimpun metrosemarang.com, peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 di Jalan Diponegoro tak jauh dari kantor Gubernuran. Bermula ketika rombongan Ganjar berhenti lantaran traffic light menyala merah.

Tiba-tiba, dari arah belakang meluncur mobil VW Beetles oranye yang dikemudikan Arnold (20)  dengan kecepatan tinggi. Mobil Kijang Innova yang ditumpangi Pak Gubernur pun diseruduk dari belakang hingga ringsek.

Sebelum menghajar “gubernur”, VW Beetles yang berpenumpang dua orang tua Arnold tersebut terlebih dahulu menabrak sedan BMW bernopol H 7055 LG yang dikendarai Surtrisno (60) warga Wonodri, Kota Semarang.

“Saat di lampu merah itu, sebelah kiri saya mobil plat H-1, mobilnya Pak Gubernur. Kami semua sedang berhenti. Tiba-tiba dari belakang langsung bres. Kena sebelah kiri mobil saya baru menabrak mobilnya Pak Ganjar,” terangnya di lokasi kejadian.

Insiden itu berlangsung cepat hingga kepanikan pun terjadi. Sutrisno mengaku, beberapa saat usai tabrakan, Gubernur Ganjar terlihat keluar dari mobil dan melihat kondisi mobilnya yang tertabrak. “Pak Ganjar tidak apa-apa. Tapi mobilnya ringsek di bagian samping,” jelasnya.

Kondisi mobil Sutrisno sendiri mengalami rusak di bagian belakang. Sedangkan VW Orange rusak parah di bagian depan.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Windro Akbar membenarkan jika perjalanan Gubernur Ganjar tanpa pengawalan. Karena sedang beraktivitas di luar kegiatan kedinasan. “Memang tidak dikawal karena siang itu di luar kegiatan dinas,” terangnya.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang  langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. Evakuasi akhirnya dilakukan dengan mendatangkan mobil derek. (les)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link