Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Kompetisi Tak Pasti, PSIS akan Geber Uji Coba

Kompetisi Tak Pasti, PSIS akan Geber Uji Coba

Beban yang harus ditanggung klub bakal semakin membengkak dengan jadwal kompetisi yang tak pasti. Foto Metrosemarang
Beban yang harus ditanggung klub bakal semakin membengkak dengan jadwal kompetisi yang tak pasti. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Mundurnya kickoff Indonesia Super League (ISL) praktis juga mengganggu jadwal kompetisi di bawahnya. Dengan ketidakpastian ini, manajemen PSIS pun harus mengeluarkan dana ekstra untuk menghidupi tim.

Kemenpora meminta PT Liga Indonesia untuk menunda kickoff ISL yang dijadwalkan bergulir mulai 21 mendatang. Penundaan ini juga membuat kompetisi Divisi Utama yang sempat beberapa kali mengalami revisi jadwal kickoff, semakin tidak jelas.

CEO PSIS Yoyok Sukawi mengakui, ketidakpastian kompetisi ini bakal berdampak besar pada pengeluaran klub. “Ketidakjelasan kompetisi ini mari kita sikapi bersama-sama. Pengeluaran klub sudah pasti membengkak. Satu-satunya cara untuk mengurangi beban klub, ya kita akan perbanyak ujicoba,” katanya, Kamis (19/2).

Sejauh ini PSIS baru berhasil mendatangkan Persija Jakarta untuk melakukan sparring. Selanjutnya, Fauzan Fajri dkk akan ditantang Persis Solo, Sabtu (21/2) besok.

Masalahnya, untuk mendatangkan tim-tim ISL ke Jatidiri juga membutuhkan biaya yang lumayan besar. Meski bisa menghasilkan pemasukan Rp 388 juta saat menjamu Persija, pengeluaran untuk mementaskan laga itu juga tidak sedikit.

“Berbeda dengan kompetisi, untuk ujicoba kami juga harus menanggung akomodasi tim tamu selama di Semarang,” imbuh Yoyok.

Namun, hal itu tidak berlaku mutlak. Seperti kesepakatan yang sudah terjalin antara PSIS dan Persis, di mana masing-masing tim tidak akan membebankan biaya operasional saat tandang kepada tuan rumah.

“Kami juga masih menjalin komunikasi dengan tim-tim lain untuk menggelar laga ujicoba. Termsuk tim dari ISL,” beber anggota DPRD Jateng ini.

Untuk pertandingan ujicoba selanjutnya, manajemen akan merevisi harga tiket pertandingan. Khusus untuk uji tanding kontra tim ISL, harga tiket di Tribun Utara dan Selatan dipatok Rp 25 ribu, Timur Rp 30 ribu, Barat Rp 50 ribu dan VIP Rp 100 ribu.

Sedangkan untuk tim tamu selevel Divisi Utama, harga tiket di Tibun Utara dan Selatan turun menjadi Rp 20 ribu, serta Timur Rp 25 ribu. “Untuk tiket pertandingan pada saat kompetisi berlangsung, akan kami sesuaikan dengan beban yang harus ditanggung klub untuk menggelar pertandingan,” tutup Yoyok. (twy)