Home > METRO BERITA > Kompolnas: Oknum Polisi Pungli Harus Dihukum Berat

Kompolnas: Oknum Polisi Pungli Harus Dihukum Berat

image
Ilustrasi

SEMARANG – Tindakan tegas yang dilakukan Direktorat Propam Polda Jateng terkait pungutan liar (pungli) sangat diapresiasi oleh Kompolnas. Sebagaimana yang dilakukan terhadap Aiptu Tr anggota Unit Lalu Lintas Polsek Gajahmungkur saat tertangkap tangan berbuat “nakal” di Pos Polisi pertigaan Pasar Kambing, Semarang, Selasa (19/8).

Saat dihubungi metrosemarang.com, Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurrachman mengatakan, pungli merupakan rahasia umum bahkan membudaya di kalangan Polri. Namun seolah pimpinan tutup mata dan tutup telinga. “Oleh karena itu sanksi berat perlu diberikan kepada oknum yang terlibat pungli,” terangnya melalui saluran telepon, Selasa (19/8).

Kompolnas berharap tindakan tidak hanya mandek sampai penangkapan saja. Tetapi proses hukum harus dilakukan sesuai aturan.¬† “Hukuman disiplin, mutasi atau penahanan pangkat itu jangan cuma gertak sambal, buat pelakunya jera,” tandasnya.

Hamidah juga meminta Polda Jateng untuk melakukan penyelidikan terhadap pihak lain terkait adanya pungli. Di antaranya terhadap pimpinan anggota tersebut. Sebab, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan aliran dana itu juga dinikmati oleh pimpinan. “Maka dari itu, kami minta agar penyelidikan juga diarahkan ke atas,” tegasnya.

Panangkapan terhadap oknum pungli tersebut merupakan langkah positif. Hamidah mengaku, pihaknya sangat mengapresiasi dan terus mendukung langkah itu. “Penangkapan¬† itu membuktikan komitment dari Polri yang ada di daerah. Tentu kami apresiasi sekali,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Aiptu Tr, seorang oknum polisi anggota unit Lalu Lintas Polsek Gajahmungkur tertangkap tangan oleh Direktorat Propam Polda Jateng saat melakukan pungli di Pos Polisi Pasar Kambing, Semarang. (les)