Home > METRO BERITA > Konflik Jalan Tembus Meruncing, Candiland Klaim Kantongi Izin Pemkot

Konflik Jalan Tembus Meruncing, Candiland Klaim Kantongi Izin Pemkot

METROSEMARANG.COM – Konflik pembangunan jalan tembus yang kian meruncing dengan warga Kampung Tegalsari RT 01 Siranda Semarang, rupa-rupanya memaksa pengelola Apartemen Candiland angkat bicara.

Lokasi yang akan dijadikan Jalan tembus Apartment Candiland. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Lokasi yang akan dijadikan Jalan tembus Apartment Candiland. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Juru Bicara PT Candiland Rachmad Silas sebagai pengelola apartemen tersebut mengklaim telah mengantongi izin Keterangan Rencana Kota (KRK) dari Pemkot Semarang.

“Ini artinya dalam rangka mencari akses jalan masuk untuk apartemen kami sudah jadi kewenangan pemkot. Apalagi Candiland memang ada izin KRK dan sudah ada pemetaannya juga,” ungkap Rachmad di kantornya Jalan Pandanaran, Selasa (29/11).

Karena itulah, ia menyayangkan pihak-pihak yang justru menghambat pembuatan jalan tembus di samping apartemennya.

“Karena surat jalannya dari Pemkot sudah ada makanya dengan cara ini akhirnya yang menghambat bisa dipakai dulu untuk izin pengerjaannya,” terangnya.

Ia berdalih segala kerusakan jalan kampung yang ditimbulkan akibat proyek itu nantinya ditanggung oleh perusahaannya.

“Kalau rusak, ya jalannya akan dibenahi. Apalagi saya sudah dapat surat tembusan dari Satpol PP untuk mengerjakan proyek tersebut,” katanya.

Ia pun membantah anggapan bila proyeknya telah menyalahi RTRW di Semarang. Sebab, jalan tembus akan dibuat lurus dengan akses yang menepi dekat bibir jurang.

“Malahan Toko Siranda laku keras dan makin menambah lahan usaha buat mereka,” tutupnya.

Seperti diketahui konflik jalan tembus itu bermula tatkala Satpol PP dua pekan lalu tiba tiba membongkar paksa pos ronda di Kampung Tegalsari RT 01.

Usut punya usut, ternyata aksi pembongkaran itu diduga kuat atas permintaan Candiland yang ingin membangun jalan tembus menuju Kampung Tegalsari. Akibatnya, gelombang protes terus bermunculan hingga saat ini. (far)

Tinggalkan Balasan