Home > METRO BERITA > Kontroversi Skate Park Taman Menteri Supeno, Ini Penjelasan DKP

Kontroversi Skate Park Taman Menteri Supeno, Ini Penjelasan DKP

Beberapa bagian Taman Menteri Supeno sudah dicor untuk dijadikan Skate Park. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Beberapa bagian Taman Menteri Supeno sudah dicor untuk dijadikan Skate Park. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Pembangunan Skate Park di area Taman Menteri Supeno (Taman KB) dinilai akan mengurangi daerah resapan. Namun, Pemkot Semarang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) berdalih bahwa keberadaan Skate Park tersebut tidak akan memberi dampak buruk.

Staf Bidang Pertamanan DKP Luki Triatmoko menjelaskan, Skate Park tidak akan menghabiskan seluruh lahan taman. Lahan yang dipakai untuk skate park adalah sekitar 30% dari keseluruhan Taman Menteri Supeno.

Dia menambahkan, pemkot juga sudah punya pertimbangan tersendiri untuk mewujudkan proyek tersebut. Selain itu, pembangunan skate park diklaim juga atas saran beberapa komunitas.

“Pembangunan skate park didasari dengan berbagai alasan. Tanaman jarang bisa tumbuh di sana lantaran karakteristik tanah di Taman Menteri Supeno adalah tanah padas,” terang dia.

Skate park baru nantinya akan dibangun di sisi tenggara Taman Menteri Supeno. Sedangkan skate park lama yang berada di sisi barat laut akan diratakan dengan tanah untuk dibangun taman baru.

Dari pantauan di lapangan, pada Senin (15/12), sejumlah pekerja terlihat masih melakukan pengecoran untuk area skate park. Ditargetkan, pada akhir tahun ini proyek tersebut sudah rampung dan bisa difungsikan. (ade)