Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Korban Tewas Kecelakaan Maut di Batang jadi 16 Orang, Polda Terjunkan Tim Analisis Accident

Korban Tewas Kecelakaan Maut di Batang jadi 16 Orang, Polda Terjunkan Tim Analisis Accident

METROSEMARANG.COM – Korban tewas akibat kecelakaan di Jalan Sicawang Dukuh Kebaron, Desa Purbo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang menjadi 16 orang. Polisi juga telah menahan sopir mobil pikap (sebelumnya disebut truk-red) yang dianggap lalai sehingga terjadi kecelakaan yang merenggut belasan nyawa tersebut.

Pemakaman korban kecelakaan maut di Batang, Selasa (6/9). Foto: metrojateng.com
Pemakaman korban kecelakaan maut di Batang, Selasa (6/9). Foto: metrojateng.com

Kecelakaan mobil pikap L300 bernomor polisi G 1987 FC diduga akibat kondisi ban tidak laik pakai. Selain itu, kendaraan yang mengangkut rombongan pelayat itu kelebihan muatan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Herukoco mengaku, telah menahan Sama’an (53), sopir mobil pikap. Selain itu, pihaknya telah menurunkan Tim Traffic Anilisis Accident (TAA) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kendaraan tersebut tidak diperuntukkan mengangkut orang. Ditambah dengan kelebihan muatan yang mengangkut orang hingga berjumlah sekitar 30 orang. Selain itu, salah satu ban pada bagian belakang yang pecah sudah tidak laik untuk digunakan,” kata Herukoco, Selasa (6/9.

Seluruh korban tewas dalam kecelakaan ini sudah dimakamkan di Desa Sibebek, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Sebanyak 15 jenazah dimakamkan di Desa Sibebek, sedangkan satu jenazah lainnya, dimakamkan di Dukuh Bakalan, Desa Sidoarjo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.

Sementara, Pemkab Batang akan memberikan santunan sebesar Rp 1 juta per orang. Sedangkan biaya korban yang masih dirawat akan ditanggung sepenuhnya.

Sampai saat ini, masih ada delapan korban yang masih dirawat di Puskemas Bawang (2 orang), Puskesmas Limpung (3 orang), dan RSUD Kalisari (3 orang).

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (5/9) petang. Saat rombongan melintas di sebuah turunan yang menikung tajam, tiba-tiba kendaaran oleng hingga terguling di ladang. Seluruh rombongan terpental.

“Saya sempat berpapasan, saat di turunan kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi. Kemungkinan mengalami rem blong,” ujar Subur warga Bawang. (metrojateng.com/MJ-01)

Data korban tewas kecelakaan Bawang

1. Hasan Soleh (7) – laki-laki

2. Nariyah (36) – perempuan

3. Manisih (40) – perempuan

4. Bima (11) – laki-laki

5. Vika (9) – perempuan

6. Rina (3) – perempuan

7. Marginah (55) – perempuan

8. Suriyah (35) – perempuan

9. Palil (45) – laki-laki

10. Megi (7) – laki-laki

11. Alfiyah (26) – perempuan

12. Romyati (45) – perempuan

13. Suminah ( 53) – perempuan

14. Sutami (35) – perempuan

15. Admi (58) – perempuan

16. Ponirah (35) -perempuan.