Home > METRO BERITA > Korupsi Stok Beras, Eks Kepala Bulog Semarang Akhirnya Dijebloskan ke Kedungpane

Korupsi Stok Beras, Eks Kepala Bulog Semarang Akhirnya Dijebloskan ke Kedungpane

METROSEMARANG.COM – Mustafa Kamal, mantan Kepala Sub Divre Bulog Semarang periode 2013-2015, akhirnya meringkuk dalam sel penjara, usai menjalani pemeriksaan panjang hampir setengah hari di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Penahanan dilakukan oleh penyidik kejaksaan setelah bukti-bukti lengkap, pada Senin (25/7).

Ilustrasi
Ilustrasi

Usai diperiksa penyidik, sekitar pukul 15.25 ia langsung digelandang menuju Lapas Klas I A Kedungpane Semarang. Penyidik bilang ia dititipkan 20 hari sambil menunggu sidang perdana.

Ketua Tim Penyidik Kejati Jateng, Endeono menerangkan bekas pimpinan Bulog Semarang itu ditahan agar memudahkan pemeriksaan kasus. “Karena dua kali dipanggil tapi tak pernah hadir. Terus yang ketiga kali langsung ditahan,” ungkapnya.

Mustafa, katanya terjerat korupsi stok beras 864,2 ton pada 2015 di Gudang Bulog Baru (GBB) Mangkang Kulon Sub Divre Semarang. Di kasus serupa, juga menyeret mantan pimpinan instansi tersebut, Sudarmono.

Jerat kasus yang menimpa Mustafa bermula pada 2016 saat menjadi staf peneliti di Bulog Pusat. Sebelum ditahan, ia masih bekerja sebagai staf peneliti.

“Jadi beras itu ada yang hilang, ada yang kurang dan kualitasnya jelek. Kerugian negara ditaksir kurang lebihnya 6,3 ton,” katanya. (far)