Home > METRO BERITA > KPK Pantau Tunggakan Tunjangan Profesi Guru

KPK Pantau Tunggakan Tunjangan Profesi Guru

image
Komisi Pemberantasan Korupsi

SEMARANG – Tunjangan profesi guru secara nasional menunggak. Hal itu berdasar hasil audit Badan Penagwasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kementerian Agama (Kemenag). 

Tunggakan didapati pada tahun anggaran 2010 hingga 2013 yang disinyalir ada penyimpangan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan praktik gratifikasi terkait tunjangan profesi guru.
KPK menyampaikan melalui siaran pers, menyatakan bahwa gratifikasi terkait tunjangan profesi guru diduga melibatkan para guru dan oknum dinas pendidikan. KPK menghitung, nilai gratifikasi pada suatu kabupaten lebih dari 1,3 miliar rupiah per triwulan. 

“Kami tidak bisa sebutkan nama kabupatennya. Namun diduga peristiwa ini juga terjadi di seluruh kabupaten/kota dan pada skema dana pendidikan lainnya,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.
KPK bersama Kemendikbud, Kemenag, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan BPKP berkoordinasi untuk melakukan supervisi pencegahan korupsi dana pendidikan. “Model supervisinya bagaimana dibahas dalam koordinasi itu,” lanjut Johan. 

Tim koordinasi memetakan lima masalah. Lemahnya pengendalian internal, lemahnya sistem administrasi, lemahnya kontrol publik, kekosongan implementasi pengawasan, serta minimnya sumber daya untuk mengawasi dana pendidikan, khususnya pada dukungan anggaran pengawasannya. 

Pada tahun 2013, anggaran pengawasan pada seluruh provinsi tidak ada yang mencapai angka 1% sesuai dengan instruksi pada Surat Edaran Mendagri Nomor 900/2900/SJ tanggal 23 September 2008.
Juni 2014 lalu, KPK telah menyosialisasikan rencana koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi dana pendidikan kepada seluruh Inspektorat Provinsi, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi dalam rangka memberikan pemahaman tentang peran dan wewenang Inspektorat Daerah dan Kanwil Kemenag dalam melakukan pengawasan dana pendidikan.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Semarang Bunyamin mengatakan pencairan tunjangan profesi guru di wilayahnya dalam kategori lancar. “Untuk pencairan triwulan pertama sudah selesai April 2014, yang kedua sudah selesai sebelum lebaran (Juli 2014). Sementara, untuk triwulan ketiga, saat ini masih dalam proses akumulasi pendataan. Akan cair serentak September ini,” katanya. (MS-06)