Home > METRO BERITA > METRO JATENG > KPPU Selidiki Persekongkolan Jahat pada Proyek Jalan Raya

KPPU Selidiki Persekongkolan Jahat pada Proyek Jalan Raya

METROSEMARANG.COM – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) tengah menyelidiki potensi kerugian negara yang diderita akibat transaksi persekongkolan jahat dalam proyek pembangunan jalan raya di Jawa Tengah.

Wakil Ketua KPPU Kurnia Sya’ranie, mengaku baru saja menemukan indikasi pengadaan barang dan jasa di beberapa daerah yang melibatkan sekelompok pengusaha yang mengarah pada pemenangan salah satu pelaku usaha.

Wakil Ketua KPPU Kurnia Sya'ranie Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Wakil Ketua KPPU Kurnia Sya’ranie
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Dan di Jawa Tengah ini, indikasi pengadaan barang dan jasa yang mengarah pada tindakan persekongkolan itu banyak terjadi seperti di Brebes maupun Cilacap,” kata Kurnia saat bertatap muka dengan wartawan di Kona Koni Resto Gajahmungkur, Senin (8/8).

Tak hanya itu saja, katanya. Pemerintah daerah yang terlibat skandal tersebut nantinya bakal dijatuhi sanksi tegas seperti perusahaan swasta lainnya. “Karena itu sudah mengarah pada persaingan tidak sehat,” jelasnya.

Ia mengatakan kini telah memiliki database lengka untuk mengusut aksi kolusi proyek jalan raya tersebut. Bagi masyarakat Jawa Tengah yang menemukan indikasi itu, ia meminta agar segera melaporkan langsung melalui pesan elektronik ke laman resmi KPPU atau berkirim surat kepada tiap investigatornya.

“Biar diselidiki sama investigator dan Deputi Penegakan Hukumnya. Apalagi, secara keseluruhan kami tiap hari dapat laporan persaingan usaha yang tidak sehat sebanyak 25 kali di Indonesia dan 75 persennya berasal dari kolusi tender proyek,” tegasnya.

Ia pun menyayangkan dengan ulah oknum-oknum kontraktor yang terus-menerus melakukan persekongkolan tender demi memenangkan nama salah satu perusahaan.

Selain tender jalan raya, ia kini juga masih menuntaskan penyelidikan pada kejahatan kartel penjualan sepeda motor pakan ternak dan lain sebagainya. Untuk pembelian kapal tanker, ia juga menemukan skandal serupa.

“Tapi, hampir 60 persen perkara di muka sidang pengadilan negeri selalu dimenangkan oleh penyidik KPPU,” tutupnya. (far)