Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Krisis Bek, PSIS Tak akan Datangkan Pemain Baru

Krisis Bek, PSIS Tak akan Datangkan Pemain Baru

METROSEMARANG.COM – PSIS didera krisis pemain belakang menyusul kartu merah Fajar Bagus Bintoro di laga terakhir melawan PSIM Yogyakarta, akhir pekan kemarin. Namun, manajemen Mahesa Jenar memastikan tak akan bergerak di bursa transfer yang akan berakhir pada 7 Agustus mendatang.

Lawatan ke Stadion Sultan Agung, Bantul pada Sabtu (30/7) kemarin menjadi mimpi buruk bagi PSIS. Johan Yoga dkk harus mengakui keunggulan tuan rumah PSIM dengan skor tipis 0-1, sekaligus kekalahan perdana dari tujuh pertandingan di Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

Fajar Bagus Bintoro dipastikan absen saat PSIS meladeni Persibat Batang. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Fajar Bagus Bintoro dipastikan absen saat PSIS meladeni Persibat Batang. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Armada Eko Riyadi benar-benar dibuat ‘menderita’ saat meladeni Laskar Mataram. Selain bermain di bawah cuaca panas, penggawa Mahesa Jenar juga harus menghadapi wasit yang dianggap lebih memihak tuan rumah.

Bahkan, PSIS harus mengakhiri pertandingan dengan 10 orang setelah bek kiri Fajar Bagus Bintoro diganjar kartu kuning kedua di menit 66. Dengan demikian, anggota Batalyon Armed 13 Kostrad itu dipastikan absen saat PSIS berkunjung ke markas Persibat Batang, Minggu (7/8) mendatang.

Kehilangan Fajar tentu saja menjadi kerugian bagi kubu Mahesa Jenar. Apalagi, klub berlogo Tugu Muda ini baru saja melepas wingback Topas Pamungkas. Praktis saat ini hanya tersedia dua bek sayap, Safrudin Tahar dan Andreantono Ariza di skuat racikan Eko Riyadi. Sedangkan empat pemain lain, Tegar Pribadi, Anhar Latif, Fauzan Fajri dan AM Bahtiar, semuanya punya spesialisasi sebagai bek tengah.

Manajer Tim PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto kembali menegaskan bahwa pihaknya belum berencana mendatangkan pemain baru untuk menambah kekuatan di sektor  fullback. “Absennya Fajar tentunya akan mengurangi kekuatan di pos bek sayap. Kami akan berdiskusi dengan tim pelatih untuk mencari solusi masalah ini. Tapi, yang jelas kami belum berencana menambah pemain lagi,” kata dia, Senin (1/8).

Menurut Liluk, pada bursa transfer tahap pertama ini sangat sulit mencari pemain yang sesuai dengan kriteria tim. “Tim-tim lain juga masih berjuang lolos ke babak 16 besar, sehingga kecil kemungkinan melepas pemain. Kami tetap akan maksimalkan pemain yang tersedia, karena kami juga masih punya Imam Nawawi yang bisa mengisi posisi bek sayap,” ungkapnya.

Selain Fajar Bagus, PSIS juga masih memantau kondisi gelandang Edy Anto. Mantan penggawa Persiwon Wondama ini harus mengakhiri pertandingan lebih cepat karena mengalami cedera kepala usai berbenturan dengan pemain PSIM. (twy)