Label “Tercyduk” untuk Pelanggar Lalu Lintas di Semarang

METROSEMARANG.COM – Ada yang berbeda dalam razia lalu lintas yang digelar Satlantas Polrestabes Semarang, Selasa (13/3). Para pelanggar lalu lintas tak hanya mendapat surat tilang (bukti pelanggaran), mereka juga diberi pin khusus bertuliskan ‘tercyduk’.

Operasi Keselamatan Lalu Lintas di Jalan Pemuda, Selasa (13/3). Foto: metrosemarang.com/efendi

Operasi tersebut digelar di Jalan Pemuda, tepatnya di dekat taman depan Crowne Plaza Hotel. “Kegiatan ini yang dikedepankan masalah keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, untuk menekan angka kecelakaan maupun pelanggaran,” kata Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Sumiarta.

Berbeda dengan sebelumnya, penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran, pihak kepolisian memberikan tanda berupa pin. Pin bertuliskan “Tercyduk” diberikan bagi pelanggar seperti tidak memakai helm, melanggar marka, dan beberapa pelanggaran ringan lainnya.

“Memang dalam operasi kali ini kami memberikan tanda bagi pelanggar berupa pin bertuliskan tercyduk. Lalu untuk yang tertib berlalu lintas kami juga memberikan reward berupa cangkir. Kami juga memberikan beberapa helm untuk anak-anak,” imbuh Sumiarta.

Sementara, Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Ryke Rima Dila mengatakan pemberian tanda maupun reward kepada para pengendara merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran agar tertib berlalu lintas.

“Kami berikan tanda pin sebagai punishment (hukuman) supaya mereka sadar dan mau berlalu lintas dengan baik. Terus kami berikan reward kepada pengendara yang tertib agar meningkatkankan lagi dan supaya bisa jadi contoh buat pengendara lain,” tukas Ryke.

Operasi keselamatan lalu lintas 2018 dilaksanakan selama 25 hari sejak 5 Maret lalu. “Ini juga sebagai operasi cipta kondisi sebelum Operasi Ramadniya 2018. Dalam operasi kali ini sehari ada sekitar 250 sampai 350 tilangan,” pungkas Sumiarta. (fen)