Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Ladeni PSCS, Eko bakal Rombak Lini Tengah

Ladeni PSCS, Eko bakal Rombak Lini Tengah

Nufiandani disiapkan untuk mengisi sayap kanan, jika Franky absen lawan PSCS. Foto Metrosemarang
Nufiandani disiapkan untuk mengisi sayap kanan, jika Franky absen lawan PSCS. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Jelang bentrok kontra PSCS Cilacap, Rabu (10/9) malam, pelatih PSIS Eko Riyadi masih dipusingkan dengan kondisi dua winger Ronald Fagundez dan Franky Mahendra. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, sang arsitek sudah mempersiapkan sejumlah alternatif dengan melakukan perombakan di lini tengah.

PSIS bakal melakoni laga ketiga babak 16 besar Divisi Utama dengan menjamu PSCS di Stadion Jatidiri. Sebagai tuan rumah, Laskar Mahesa Jenar sudah pasti akan ngotot mengamankan tiga angka, sekaligus melicinkan jalan menuju fase selanjutnya. Namun, ambisi itu akan bentrok dengan kebangkitan Laskar Nusakambangan, yang baru saja memetik kemenangan 2-0 atas Persikabo Bogor di laga terakhirnya.

Kondisi skuad PSIS juga belum sepenuhnya komplit. Hingga latihan terakhir, Selasa (9/9) pagi tadi, Ronald Fagundez dan Franky masih belum bergabung dengan koleganya. Kedua winger itu masih menjalani latihan terpisah bersama pelatih fisik Ahmad Soffianto. “Peluang Franky untuk tampil masih fifty-fifty. Kalau Fagundez sudah tidak ada masalah dan siap tampil lawan PSCS,” kata Eko Riyadi.

Gelandang Uruguay itu mengaku nyeri pada kaki kirinya. Menurut Eko, Fagundez hanya mengalami overtraining sehingga ototnya mengalami kecapekan. Untuk mengantisipasi absennya Franky, juru taktik 46 tahun itu sudah mempersiapkan Ahmad Nufiandani dan Saptono. “Ada banyak pilihan di posisi Franky. Bisa Dani (Nufiandani), Fadli Manna atau Saptono. Hari Nur juga bisa dimainkan lebih melebar. Jadi tidak ada masalah kalau Franky benar-benar absen,” tuturnya.

Eko pun sudah menyiapkan penangkal untuk meladeni PSCS yang kerap menggunakan formasi 3-5-2. Pelatih asli Semarang ini bakal menginstruksikan barisan gelandangnya untuk lebih agresif. “Kami lihat kondisi di lapangan. Bisa saja kita main dengan dua gelandang bertahan atau hanya satu.  Dengan formasi 3-5-2, bek sayap mereka akan lebih agresif, tapi kami juga sudah punya cara untuk meredamnya,” beber eks Persitema ini.

Di pos gelandang, ada lima nama yang menjadi langganan starter, yaitu Andi Rohmad, Ediyanto, M Yunus, Ronald Fagundez dan Franky. Jika Eko ingin menambah agresivitas serangan, Eli Nasoka biasanya akan masuk menggantikan salah satu di antara Andi atau Edi. “Saya lebih suka tim ini bermain kolektif. Jadi, tidak bergantung pada satu atau dua pemain. Semua harus siap memberikan yang terbaik untuk PSIS,” tandasnya. (*)