Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Lama Tak Begituan, Bandot Tua di Kendal Garap Cucunya sampai Tujuh Kali

Lama Tak Begituan, Bandot Tua di Kendal Garap Cucunya sampai Tujuh Kali

METROSEMARANG.COM – Kelakuan kakek di Kendal ini sungguh biadab. Dia tega mencabuli cucu dan seorang temannya yang masih SD, setelah terlebih dulu menjanjikan imbalan Rp 10 ribu. Pelaku yang bernama Amin (62) warga Meteseh, Kecamatan Boja sempat kabur ke Bengkulu, sebelum akhirnya diringkus Tim Reskrim Polres Kendal.

Mbah Amin harus memertanggungjawabkan perbuatan bejatnya di penjara. Foto: metrojateng.com
Mbah Amin harus memertanggungjawabkan perbuatan bejatnya di penjara. Foto: metrojateng.com

Di hadapan petugas, Amin mengaku melancarkan aksi bejatnya sebanyak tujuh kali. Bandot tua ini berdalih sudah cukup lama tidak berhubungan seks, sehingga merasa horny (terangsang) saat melihat cucu dan temannya sedang bermain di dekat rumahnya.

“Saya khilaf, melihat kedua bocah bermain tiba-tiba saya nafsu dan langsung memanggil keduanya. Saya melakukan sebanyak tujuh kali tapi hanya dua kali keluar, sebab sudah loyo,” katanya saat gelar perkara di Mapolres Kendal, Rabu (10/8).

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan mengatakan, perbuatan bejat kakek ini diketahui seorang warga dan melaporkan kepada Polsek Boja. “Modusnya dengan memberi iming-iming imbalan uang Rp 10  ribu, korban dan temannya diajak ke dalam rumah dan dicabuli bergantian,” katanya.

Perbuatannya terus dilakukan berulang-ulang hingga tujuh kali, termasuk mengajak ke sebuah kebun belakang rumah dan mencabuli di bangunan yang tidak terpakai.

Polisi mengamankan baju milik korban yang dipakai saat dicabuli pelaku,  sementara kakek cabul ini terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolres Kendal. Amin bakal dijerat dengan undang-undang RI  nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. (metrojateng.com/MJ-01)