Home > METRO BERITA > KULINER > Lawang Sewu, Sudah Tak Seangker Dulu

Lawang Sewu, Sudah Tak Seangker Dulu

Gedung Lawang Sewu dilihat dari bundaran Tugu Muda (foto: MS-01)
Gedung Lawang Sewu dilihat dari bundaran Tugu Muda (foto: MS-01)

 

Para turis yang berkunjung ke Semarang biasanya enggan untuk melewatkan tempat wisata yang satu ini. Sebab, berwisata ke Kota Lumpia tanpa menyambangi Lawang Sewu, rasanya seperti belum ke Semarang.

Lawang Sewu dulunya merupakan bangunan kantor perkeretaapian Hindia Belanda, yakni Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Gedung yang megah ini terletak di Jalan Soegijopranoto, tepatnya di depan Tugu Muda. Saat pendudukan Jepang di Indonesia, Lawang Sewu dikuasai para tentara Jepang dan dialihfungsikan dari perkantoran menjadi penjara bagi para tawanannya.

Berbicara Lawang Sewu tak pernah lepas dari kisah-kisah seram yang mengiringi. Bermula dari berita mulut ke mulut, hingga adanya reality show sebuah stasiun TV swasta yang menangkap penampakan sesosok hantu dan disaksikan oleh para penonton se-Indonesia.

Kabar keangkeran Lawang Sewu inilah yang katanya menarik minat para turis untuk berkunjung ke gedung yang telah ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya ini. Seiring berjalannya waktu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah berusaha menghapus citra negatif Lawang Sewu sebagai bangunan yang angker dan menyeramkan.

Lawang Sewu mulai direvitalisasi, diberi pencahayaan yang lebih terang, dan sering digunakan menjadi lokasi beberapa acara, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta. Lawang Sewu juga telah ditawarkan kepada investor untuk dijadikan hotel, meskipun hingga saat ini belum ada investor yang tertarik.

Meski demikian, Lawang Sewu memiliki banyak sejarah menarik yang bisa kita nikmati saat mengunjunginya, juga tentang arsitektur bangunannya yang kokoh nan menawan.

Untuk berwisata ke Lawang Sewu, Anda cukup membayar tiket masuk Rp 10 ribu per orang. Jika Anda ingin menyewa jasa pemandu wisata, tarifnya sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per orang. (ren)