Home > METRO BERITA > Lebih Murah, Cabai Busuk Laris Diburu

Lebih Murah, Cabai Busuk Laris Diburu

METROSEMARANG.COM – Melambungnya harga cabai dalam beberapa pekan terakhir juga berimbas pada meningkatnya permintaan cabai busuk. Peminat cabai afkiran ini kebanyakan adalah pemilik warung makan.

Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Santoso, salah seorang pedagang di Pasar Johar menuturkan, meski harga cabai sudah berangsur turun, tapi justru cabai busuklah yang kini dicari. Ia bahkan bisa menjual hingga dua karung atau sekitar 180-200 kilogram per hari.

Menurut dia, rata-rata pembeli adalah pemilik warung makan. “Paling langsung digiling, soalnya cabainya sudah tidak segar,” ujarnya, Kamis (24/11).

Meski demikian ia mengaku cabai segar miliknya tetap laku walau tidak selaris cabai busuk. Perbedaan harga yang cukup signifikan ditengarai sebagai alasan pembeli memilih cabai busuk.

Cabai busuk dijual hanya Rp 10-15 ribu saja per kilo, lebih murah dibanding cabai segar yang dijual Rp 35 ribu.¬†“Iya yang banyak dicari malah cabai busuk, satu orang bisa beli 10-20 kilo,” ucapnya.

Santoso menuturkan, harga cabai yang sempat melambung kini berangsur turun. Menurutnya, turunnya harga cabai lantaran pasokan yang banyak.

Cabai kriting yang sempat dibanderol pada kisaran Rp 50-55 ribu kini turun hingga Rp 35-40 ribu per kilo. Sementara harga rawit merah turun menjadi 30-35 ribu. “Sekitar tiga hari lalu mulai berangsur turun,” tutupnya. (vit)

Tinggalkan Balasan