Home > METRO BERITA > Ledakan di Polrestabes, Dua Polisi Terancam Sanksi

Ledakan di Polrestabes, Dua Polisi Terancam Sanksi

image
Kapolrestabes Kombes Djihartono memeriksa lokasi ledakan. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Dua penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang terancam sanksi pasca meledaknya barang bukti yang dipendam di area parkir sebelah barat Mapolrestabes Semarang.

Mereka adalah Aiptu G dan Ipda M. Keduanya disinyalir bertanggung jawab atas kesalahan prosedur terhadap penanganan barang bukti berupa 29 Kg bubuk misiu.

Meski belum membeberkan sanksi yang bakal dikenalan, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, para anggota yang terlibat bisa dikenakan sanksi disiplin maupun kode etik.

“Kami belum bisa mengatakan apa sanksinya. Tapi yang jelas bisa kena disiplin. Baru setelah hasil pemeriksaan bisa ditentukan sanksi kode etiknya,” terangnya Jum’at (22/8).

Pemeriksaan intensif terhadap dua penyidik tersebut masih dilakukan. Selain itu, seorang PNS berinisial TM, juga turut diperiksa. “Bubuk misiu itu, terakhir berada dalam pengawasan mereka. Yang jelas, khususnya dua penyidik itu telah menyalahi prosedur terkait penyimpanan bahan berbahaya seperi bubuk misiu,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, barang bukti berupa bubuk misiu meledak di area parkir Mapolrestabes Semarang, Kamis (21/8) sekitar pukul 07.20. Saat kejadian personil Polrestabes Semarang sedang melaksanakan apel pagi.

Bubuk misiu yang merupakan barang bukti tersebut disita dari tangan tersangka Munayir (46) dan Asromi (42), warga Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, pada 25 Juli 2014 lalu. (les/MS-02)