Home > Berita Pilihan > Libur Panjang Tahun Baru, Turis Keluhkan Antrean di Lawang Sewu

Libur Panjang Tahun Baru, Turis Keluhkan Antrean di Lawang Sewu

METROSEMARANG.COM – Memasuki musim liburan panjang pergantian tahun 2016, ribuan wisatawan domestik dan mancanegara memadati gedung perkeretaapian kuno Lawang Sewu di Semarang. Antrean panjang yang mengular sampai ratusan meter, rupa-rupanya dikeluhkan pengunjung yang ada di situ.

Antrean turis di obyek wisata Lawang Sewu, Seminar (26/12). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Iya, ini tadi saya ngantri lama banget padahal tarif tiketnya di sini cuma Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak,” ungkap Ari Firdaus, wisatawan asal Kota Bandar Lampung kepada metrosemarang.com, Senin (26/12) siang.

Ia mengaku harus mengantre hingga berjam-jam di luar pintu masuk Lawang Sewu. Antreannya mengular sampai ratusan meter dan memakan bahu trotoar.

Petugas loket yang tak sigap diduga jadi pemicu utama munculnya antrean panjang tersebut. Hanya ada dua petugas yang melayani ribuan turis itu.

Ari bilang ia sengaja dua hari berwisata di Ibukota Jateng karena selain terpesona dengan kemolekan arsitektur Lawang Sewu, juga ingin mencicipi ragam kuliner lokal.

Kota Semarang baginya kaya akan citarasa kulinernya. Bila di hari pertama ia mampir ke gedung perkeretaapian peninggalan kolonial Belanda. Maka di hari kedua, ia akan memanjakan lidahnya ke toko-toko penjual lumpia dan makanan lainnya.

“Pengen makan lumpia sama anak dan istri. Karena Semarang terkenal dengan kulinernya. Ini gudangnya kuliner Jawa Tengah,” kata pria 46 tahun itu.

Senada juga diungkapkan Teguh Zainuddin, pengunjung asal Pemalang. Lawang Sewu dengan ornamen yang unik dan dilengkapi pepohonan yang rindang tetap menjadi jujukan utamanya kala berlibur ke Semarang.

“Saya sama tiga teman menyukai lokasi wisata di Lawang Sewu,” ujarnya.

Sementara musim liburan panjang pergantian tahun juga dimanfaatkan oleh tukang foto keliling untuk mengais rezeki.

Iwan salah satunya. Ia sudah mangkal di Lawang Sewu sejak Sabtu kemarin. Dan ordernya kini naik dua kali lipat. “Saya jual jasa foto keliling dengan tarif Rp 20 ribu untuk ukuran 6R. Lalu saya tawarkan juga pengunjung bisa bayar Rp 50 ribu biar dapat tiga foto sekaligus,” kata Iwan.

Menurutnya wisatawan paling tertarik memesan foto spot di tengah gedung Lawang Sewu. “Itu yang paling banyak dicari,” paparnya.

Ia bersyukur karena mendapat rezeki berlimpah saat liburan panjang akhir tahun ini. Jika di hari biasa sepi order, kali ini ia pendapatannya mengalir deras. (far)