Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Lima Daerah di Jateng Masuk Materi Gugatan Prabowo

Lima Daerah di Jateng Masuk Materi Gugatan Prabowo

Formulir C1 TPS 01 Desa Lerep Kabupaten Semarang menjad salah satu bukti gugatan Prabowo. Foto Metro/MS-14
Formulir C1 TPS 01 Desa Lerep Kabupaten Semarang menjad salah satu bukti gugatan Prabowo. Foto Metro/MS-14

SEMARANG – Lima daerah di Jawa Tengah masuk dalam materi gugatan Calon Presiden Prabowo Subianto ke Mahkamah Konstitusi. Namun kelimanya tidak terkait langsung dengan proses pemungutan dan penghitungan suara sehingga tidak dilaksanakan pembukaan kotak suara.

Komisioner KPU Jawa Tengah Wahyu Setiawan mengatakan, lima daerah tersebut ialah Jepara, Purbalingga, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Demak. Materi gugatan tersebut misalnya dugaan bagi-bagi beras oleh tim kampanye Jokowi-JK di Jepara, Wakil Bupati Purbalingga diduga mendukung pasangan tertentu, dugaan pengerahan birokrasi di Demak, dan ribuan pemilih di Kota Semarang memilih dengan KTP.

“Jadi di Jateng tidak ada pembukaan kotak suara karena materi gugatan tidak terkait langsung dengan hasil penghitungan suara,” kata Wahyu ketika menemui perwakilan Aliansi Geram yang menggelar unjuk rasa di depan KPU Jateng, Rabu (6/8).

Wahyu menemui pendemo sendirian karena empat komisioner lain mengikuti sidang di Mahkamah Konstitusi. Ia mengharapkan masyarakat Jateng tetap kondusif dan bersabar menunggu hasil keputusan sidang MK pada 21 Agustus mendatang.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Geram Sriyanto Saputro menyerahkan naskah tuntutan kepada MK. Isinya agar MK menyidangkan kasus gugatan Prabowo-Hatta secara adil dan profesional. Naskah tuntutan itu kemudian dikirimkan ke KPU RI melalui faximile oleh petugas KPU Jateng.

“Kami layangkan ke KPU RI untuk diteruskan ke MK. Terimakasih atas aksi kawan-kawan Geram yang damai dan tertib,” kata Wahyu di hadapan massa Geram.

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) Jateng menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPU Jateng, Rabu (6/8). Aksi yang diikuti sekitar 300 orang itu memenuhi Jalan Veteran hingga memaksa polisi menutup akses ke jalan depan kantor KPU tersebut.

Geram merupakan pendukung calon presiden Prabowo Subianto yang menggugat hasil Pemilihan Presiden ke Mahkamah Konstitusi. Mereka terdiri atas partai koalisi pendukung calon presiden nomor satu itu dan organisasi lain. Aksi dilakukan sebagai dukungan moral kepada tim hukum Prabowo-Hatta yang hari ini menjalani sidang pertama di Mahkamah Konstitusi.(MS-08)