Home > METRO BERITA > Lima Hakim Dimutasi, Termasuk Ketua PN Semarang

Lima Hakim Dimutasi, Termasuk Ketua PN Semarang

METROSEMARANG.COM – Lima hakim pengadilan Kota Semarang dalam waktu dekat bakal dimutasi ke sejumlah daerah Indonesia termasuk Ketua Pengadilan Negeri Semarang Dwiarso Budi Santiarto. Mutasi lima hakim asal Semarang ini merupakan keputusan Mahkamah Agung berdasarkan Rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM)  tertanggal 20 April 2016 Direktorat Jenderal Badan Peradilan MA.

Dwiarso Budi yang namanya cukup populer di mata warga Semarang itu nantinya digeser menjadi Ketua PN Jakarta Utara. Sedangan koleganya di Pengadilan Negeri Semarang, Torowa Daeli dipromosikan jadi Ketua PN Surakarta. “Ya benar, saya ikut dimutasi,” ungkap Dwiarso, Sabtu (23/4) pagi.

Ilustrasi
Ilustrasi

Selain mereka, dari informasi yang dihimpun, tiga hakim asal Semarang lainnya, Soesilo nantinya digeser jadi Wakil Ketua PN Jayapura, Alimin Ribut Sujono serta Gatot Susanto jadi Wakil Ketua PN Binjai dan hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Kendari.

Posisi kelima hakim tadi nantinya diisi oleh Nani Indrawati Ketua PN Semarang lalu teman seperjuangannya Siti Suryati menempati posisi Wakil Ketua PN Semarang. Dari sekilas profilnya, Nani dulunya beas Wakil Ketua PN Jakarta Selatan kemudian Siti mantan Wakil Ketua PN  Balikpapan.

Mutasi hakim juga dilakukan terhadap dua hakim Pengadilan Tinggi (PT) Semarang yaitu Purnomo Rijadi digeser jadi hakim tinggi PT Jakarta. Selanjutnya, S Pudjiono hakim non palu PT Semarang digeser jadi hakim PN Ambon.

MA lantas menggantinya dengan empat hakim baru. Mereka, Purwanto mantan hakim tinggi PT Pontianak, Arifin mantan hakim tinggi PT Banjarmasin, Emmy Herawati mantan hakim tinggi PT Yogyakarta dan Dinas Krisnayati mantan hakim tinggi PT Yogyakarta.

Secara keseluruhan, MA menggeser 431 hakim lain di berbagai pengadilan di Indonesia pada tahun ini. Atas mutasi para hakim, secara efektif mereka harus mulai bertugas maksimal dua bulan kemudian.

Dihubungi terpisah, asisten Penghubung Kantor Komisi Yudisial Jawa Tengah, M Farhan berharap, mutasi hakim membawa penyegaran bagi kondisi peradilan di Kota Semarang. “Biar ada penyegaran. Meski hakim tidak berwenang mengusulkan dan menyeleksi,” jelasnya. (far)