Home > METRO BERITA > Lima Hari Kabur, Gadis Bau Kencur Dicabuli

Lima Hari Kabur, Gadis Bau Kencur Dicabuli

image
Tersangka MB alias Jemeng (foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya)

SEMARANG – Entah apa yang merasuki pikiran NAF, gadis berusia 11 tahun warga Mijen Semarang, hingga nekad memutuskan pergi dari rumah bersama pria yang tidak dikenalnya.

Ia diketahui kabur sejak Selasa (14/10) lalu. Ibu korban YA (36) yang panik akan nasib anaknya, kemudian melaporkan menghilangnya NAF ke pihak Kepolisian.

Anggota Polrestabes Semarang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dibantu Reserse Mobile langsung bergerak cepat menanggapi laporan tersebut. Dengan melacak melalui nomor ponsel yang digunakan NAF, diketahui NAF berada di wilayah Kendal.

Sabtu (18/10) malam, Tim dari Kepolisian pun langsung bergegas menuju titik lokasi di mana korban NAF berada. Sesampainya di lokasi, korban yang sudah lima hari menghilang tersebut didapati bersama pria bernama MB (25), warga Kaliwungu Kendal. Korban pun langsung digelandang bersama tersangka ke Polrestabes Semarang.

Menurut tersangka, ia nekad membawa lari korban lantaran ada kemauan dari korban mengingat saat itu korban mengaku sedang ada masalah di rumah.”Kami kenal lewat SMS, saya tidak ada niat menculik, dia yang ingin ikut,” tutur pria bertato tersebut kepada wartawan, Minggu (19/10) siang.

Sementara, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto, mengatakan, pelaku ditangkap dari hasil penyelidikan khususnya laporan orangtua korban. “Setelah kami selidiki ternyata korban dibawa kabur oleh dia. Bahkan, berdasarkan visum, ABG itu sempat dicabuli. Makanya pelaku langsung diringkus saat di Kendal,” ungkap Wika.

Agar kejadian serupa tak terulang kembali, tak lupa ia  menghimbau para orangtua lainnya agar mengawasi lebih ketat anak-anaknya. Saat ini, akibat perbuatannya, pelaku dijerat UU Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Yas)