Home > METRO BERITA > PERISTIWA > Mahasiswa Tuntut Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM di Papua

Mahasiswa Tuntut Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM di Papua

Mahasiswa Papua di Semarang menuntut agar kekerasan di Bumi Cenderawasih dihentikan. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Mahasiswa Papua di Semarang menuntut agar kekerasan di Bumi Cenderawasih dihentikan. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Belasan orang yang tergabung dalam Front Nasional Mahasiswa Papua Semarang menggelar aksi solidaritas di depan Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan 1 Semarang, Rabu (10/12). Mereka memulai aksi siang ini sekitar pukul 11.00 dengan menunjukkan foto-foto korban pembunuhan di Papua.

Menurut Koordinator Aksi, Yohanes Agapa, kekejaman militer Indonesia terhadap masyarakat Papua harus dihentikan. Selain itu, dia juga menuntut kepada pemerintah untuk menyelesaikan kasus yang melanggar Hak Asasi Manusia tersebut.

“Kami meminta Bapak Kapolda untuk hadir di tengah-tengah kami untuk berbincang agar kami yakin aspirasi kami didengarkan,” kata dia.

Dia prihatin kepada keluarga dan teman-teman yang berada di Papua yang menjadi korban. Kekesalannya dituangkan dalam orasi dan tuntutan di hadapan aparat yang berjaga di depan gerbang Mapolda Jawa Tengah.

“Kami ingin pemerintah menarik TNI/Polri Organik maupun Non Organik di tanah Papua. Kami menolak penambahan TNI/Polri di tanah Papua,” seru Yohanes. (ade)