Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > Mahasiswa Unissula Pemenang Kontes Robot Dikirim ke Belanda

Mahasiswa Unissula Pemenang Kontes Robot Dikirim ke Belanda

METROSEMARANG.COM – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) mengirimkan 15 mahasiswa untuk mengikuti student mobility programme ke Korea, Belanda, Brunei Darussalam, dan Malaysia. Mereka telah diberangkatkan pada Jumat (6/1) lalu.

Pembekalan peserta student mobility programme. Foto: dok humas

Dari 15 mahasiswa tersebut tiga di antaranya dikirim Dikti untuk magang ke Research Design Manufacture (RDM) Rotterdam atas prestasi juara umum kompetisi robotic bulan April 2016 di Trinity College Amerika Serikat. Mereka adalah Aizal Aminuddin Aziz, La Ode M Idris, Ahmad Zuhri dari Fakultas Teknologi Industri.

Ketua UPT Kerjasama Unissula Muna Yastuti Madrah menuturkan para mahasiswa telah terseleksi di fakultas masing-masing dengan kriteria IPK, kemampuan Bahasa Inggris, budaya, dan leadership skill.

“Mereka akan mengikuti perkuliahan di universitas tujuan selama 1 semester. Tidak hanya kuliah, 3 di antaranya magang di Research Design Manufacture Rotterdam,” katanya, Senin (9/1).

Menurut Muna, sebelum berangkat mahasiswa dibekali dengan materi pre departure orientation, berupa akademik, penguatan Budaya Akademik Islami (Budai), Cross cultural understanding (CCU), komunikasi dan korespondensi, fotografi serta dasar-dasar jurnalistik dari dosen-dosen yang reputable.

“Ada juga materi dari para alumni tentang city and campus orientation, dan materi spreading Islamic values peacefully,” imbuhnya.

Menurutnya, mahasiswa peserta student mobility ini mendapatkan finance support dari banyak pihak. “Ada yang mendapatkan beasiswa dari Erasmus, beasiswa mahasiswa berprestasi dari Dikti, dan beasiswa parsial dari fakultas masing-masing,” ucapnya.

Sementara, La Ode Idris mengaku tertantang bisa memeroleh kesempatan magang di Negeri Kincir Angin. Menurutnya, RDM adalah sebuah institusi pendidikan, pusat penelitian dan perusahaan yang bekerjasama meningkatkan teknologi dan inovasi di Rotterdam.

“Kami akan mengerjakan beberapa project seperti Lora network, aquadrone, dan konsep house village,” kata dia.

Ia menambahkan project yang dikerjakan bersama dua rekannya belum pernah mereka coba sebelumnya. Jadi ada tantangan tersendiri yang harus mereka lalui.

“Alhamdulillah, kami akan mendapatkan banyak ilmu baru bisa belajar sampai sana,” pungkas Idris. (vit)

 

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link