Home > Berita Pilihan > Main ‘Umbul Gambar’, Bocah Ini Tewas Kecemplung Sumur di Lamper Tengah

Main ‘Umbul Gambar’, Bocah Ini Tewas Kecemplung Sumur di Lamper Tengah

METROSEMARANG.COM – Seorang bocah berusia 6 tahun tewas tercebur sumur di sebuah tempat kos di Jalan Lamper Tengah Gang 3 RT 7/RW 3 Kelurahan Lamper Tengah Kecamatan Semarang Selatan, Sabtu (8/7). Peristiwa tragis yang dialami korban Adityo Gardabra, yang tinggal di Sidorejo RT.7/7 Kelurahan Sambirejo Kecamatan Gayamsari itu terjadi saat dia hendak mengambil gambar mainannya.

Sumur maut yang menewaskan seorang bocah di Lanper Tengah. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Kejadian tersebut bermula ketika korban hendak bermain petak umpet dan umbul gambar bersama sepupunya, Doni Santoso. Namun saat umbul dilempar ke atas, tiba-tiba jatuh di atas sumur sedalam kurang lebih 20 meter yang tertutup seng. Melihat hal tersebut korban berniat untuk mengambilnya, namun naas ia menginjak seng yang rapuh sehingga tidak bisa menahan tubuh korban yang kemudian membuatnya tercebur ke dalam sumur.

Korban yang jatuh ke dalam sumur sebelah kiri kamar kos neneknya tersebut sempat diketahui oleh kakaknya, Dwi Tirta Dewa Yanto dan diteruskan kepada kakak perempuannya, Serli Intania.

“Kakaknya itu lihat kalau adiknya jatuh. Terus dia mendekat ke sumur dan melihat adiknya masih enggel-enggel┬ádi dalam sumur. Kemudian dia baru bilang kakaknya yang perempuan. Terus baru bilang sama salah satu orang sini,” ujar salah seorang warga, Yohanes.

Warga yang mengetahui hal tersebut kemudian menginformasikan kepada warga lainnya untuk melakukan upaya penyelamatan. Bahkan, pemilik kos juga mencari mesin penyedot air untuk menolong korban. Sayang, nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal di dalam sumur.

“Tadi pas saya di rumah disambangi sama Pak Arif (Pemilik Kos) mau pinjam diesel untuk nyedot air sumur. Bilangnya ada anak kecil kejebur sumur, kemudian saya kesini (lokasi kejadian),” kata Yohanes.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00, namun korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00. Proses evakuasi juga mengalami kendala karena diameter sumur hanya berukuran tak lebih dari 2 meter. Setelah berhasil dievakuasi kemudian jasad korban dibawa ke rumah sakit.

Terpisah, Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Dedy Mulyadi saat di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Iya, terjebur sumur dan meninggal. Itu kecelakaan. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” tukasnya. (fen)